Apa Itu Email Marketing Dan Bagaimana Cara Kerjanya

Apa Itu Email Marketing Dan Pengertiannya

Dari namanya, Anda mungkin sudah bisa menebak apa itu email marketing.

Ya. Ringkasnya, email marketing merupakan strategi pemasaran online yang menggunakan email sebagai media promosi.

Tapi dalam prakteknya tentu saja tidak sesederhana itu.

Karena ada beberapa tahap dan rules yang harus Anda perhatikan, agar bisa mendapatkan hasil yang optimal dari penggunaan email marketing.

Apakah email marketing lebih baik ketimbang Search Engine Optimization (SEO), FB Ads, dan strategi pemasaran online lainnya?

Well, semua strategi marketing yang ada itu sama baiknya.

Perlu diperhatikan bahwa email marketing (Hanya) merupakan salah satu strategi pemasaran online yang bisa Anda gunakan sebagai cara promosi.

Tulisan kali ini akan menjabarkan lebih detail tentang pengertian email marketing. Termasuk alur dan cara kerjanya pada bisnis Anda.

Let’s check this out!

Apa Itu Email Marketing

Apa yang dimaksud dengan email marketing?

Email marketing adalah strategi pemasaran online yang menggunakan email untuk mempromosikan produk atau jasa tertentu.

Pada dasarnya, kalau Anda ingin menggunakan email marketing untuk mempromosikan bisnis Anda, caranya

Proses pengiriman email di sini

Bedanya dengan mengirim email biasa, proses email marketing bisa di-otomatisasi.

Sehingga dalam waktu singkat, Anda bisa mengirim email sekaligus kepada ratusan, dan ribuan orang, bahkan lebih.

Cara Kerja Email Marketing

Dari sudut pandang pebisnis, cara kerja email marketing kurang lebih seperti ini.

Ketika Anda sedang berkunjung ke situs ecommerce (Toko online), Anda mendapat informasi tentang diskon dan promo tertentu.

Tapi untuk bisa mendapatkannya, ada syaratnya. Anda harus memasukkan email Anda di kolom yang sudah disediakan.

Singkat cerita, Anda pun tertarik dengan diskon dan promo tersebut, sehingga tanpa pikir panjang langsung “memberikan email” Anda.

Selang 2 – 3 hari kemudian, Anda mulai mendapatkan serangkaian email dari situs ecommerce tersebut.

Isinya beragam. Mulai dari tips, panduan, hingga informasi promo yang sedang berlangsung. Proses mengirimkan email inilah yang dinamakan sebagai email marketing.

Kesimpulan

Pada dasarnya, keberadaan email marketing tidak mutlak sebagai substitusi terhadap strategi pemasaran online lainnya. Tapi justru bisa menjadi pelengkap.

Contoh:

Anda ingin mempromosikan suatu produk. Kemudian membuat landing page profesional untuk mendisplay produk tersebut.

Berikutnya Anda menggunakan iklan facebook (FB Ads) untuk mendatangkan traffic ke situs Anda. Goals Anda adalah mendapatkan database email calon pembeli.

Dari sini bisa dilihat bahwa keberadaan email marketing dan FB Ads bisa saling melengkapi.

Contoh lainnya:

Anda menggunakan strategi SEO untuk mempromosikan suatu produk. Baik itu mempekerjakan jasa SEO profesional, atau mengerjakannya seorang diri karena sudah mengikuti program kursus SEO berbayar.

Intinya, Anda mengupayakan agar website Anda bisa tampil di halaman 1 mesin pencari, sehingga berpeluang besar mendapatkan pembeli.

Pertanyaannya, apakah Anda bisa menjamin kalau website Anda akan selamanya berada di halaman 1 mesin pencari? Tentu saja tidak. Karena persaingan di halaman 1 google sangat kompetitif.

Untuk itu, pada saat website Anda masih berada di halaman 1 mesin pencari, gunakan kesempatan tersebut untuk mengumpulkan database email.

Kemudian lakukan email marketing, sambil tetap melanjutkan optimasi di website Anda.

Cara ini jauh lebih aman. Karena sembari menunggu website Anda stabil di halaman 1 mesin pencari, Anda masih tetap bisa berkomunikasi dengan calon pembeli melalui email.

Sekarang, tugas Anda adalah mengidentifikasi apakah bisnis Anda lebih cocok menggunakan email marketing, atau justru strategi lainnya.

Karena semua strategi pemasaran online sama baiknya, dan memiliki jodohnya masing – masing.

Selamat mencoba!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares