Apa Itu Inbound Marketing dan Manfaatnya

Apakah Anda pernah mendengar istilah inbound marketing?

Kalau sama sekali belum, di sini Saya ingin sharing tentang apa itu inbound marketing mencakup cara kerja dan manfaatnya untuk bisnis Anda.

Tapi kalau Anda sudah paham dan mungkin telah mempraktekkannya di bisnis Anda, Saya akan sangat berterima kasih jika Anda mau membagikan tulisan ini di media sosial.

Sehingga banyak orang yang bisa mendapatkan manfaatnya.

Atau Anda bisa juga melanjutkan membaca tulisan ini. Barangkali bisa memperkaya wawasan tentang inbound marketing.

Baik. Saya akan langsung masuk ke inti pembahasan.

Pengertian Inbound Marketing

Pengertian Inbound Marketing

Apa itu inbound marketing?

Inbound marketing merupakan kebalikan dari outbound marketing.

Di outbound marketing, Anda sebagai pemilik bisnis akan memberikan penawaran melalui iklan di televisi, radio, hingga surat kabar.

Teknik pemasaran seperti ini bukannya tidak baik. Karena terbukti banyak yang berhasil dengan cara ini.

Tapi yang harus diperhatikan adalah…

Cara promosi seperti ini berpotensi mengganggu kenyamanan calon pembeli.

Alasannya?

Karena Bisa jadi mereka tidak membutuhkan produk Anda. Dan mungkin terganggu dengan penawaran (Iklan) Anda.

Sekarang coba bayangkan ketika Anda asyik menonton televisi dan tiba – tiba diberikan iklan yang tidak sesuai dengan minat Anda. Pastinya akan merasa kurang nyaman.

Dari sinilah inbound marketing muncul memberikan solusi.

Well. Inbound marketing adalah metode bisnis yang dirancang agar orang – orang datang secara sukarela kepada Anda, membeli produk Anda, dan menjadi pelanggan setia.

Tidak sampai disitu saja. Para pelanggan ini juga diharapkan bersedia mempromosikan bisnis Anda secara sukarela.

Terlihat sangat menguntungkan bagi pebisnis bukan?

Cara Kerja Inbound Marketing

Cara Kerja Inbound Marketing

Konsep utama inbound marketing adalah “memikat hati” pengunjung / target market supaya mereka mau berkunjung ke website Anda.

Setelah membaca konten Anda, mereka akan merasa terbantu dengan keberadaan konten tersebut.

Setelah itu barulah Anda memberikan penawaran yang berpeluang besar diterima oleh target market Anda.

Nah. Untuk bisa sampai ke tahap ini (Penawaran produk) tentunya Anda harus melewati beberapa proses.

Overall. Ada 3 tahap yang harus Anda lakukan jika ingin menerapkan strategi inbound marketing untuk bisnis Anda. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

1) Attract (Memikat Calon Pelanggan)

Anda harus bisa membuat konten yang bermanfaat dan berkualitas untuk target market Anda. Konten berkualitas tidak dinilai dari jumlah kata. Tapi dinilai dari isinya yang berbobot, jelas, dan lugas.

Dan yang paling penting, konten tersebut harus mampu menjadi solusi dari permasalahan yang sedang dialami oleh target market Anda.

Caranya?

Lakukan riset kata kunci yang menjadi problem dari target market Anda. Setelah itu buat konten yang berisikan solusi atas problem tersebut di website Anda.

Berikutnya optimasi website Anda dengan menggunakan SEO.

Kenapa SEO?

Karena teknik SEO bisa membuat website Anda tampil di halaman 1 mesin pencari. Sehingga berpeluang besar dikunjungi target market.

Harapannya ketika mereka membaca konten di website Anda, mereka bisa menggunakannya untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi.

Ketika sampai di tahap ini, Anda sudah berhasil membangun kepercayaan mereka. Sehingga akan lebih mudah untuk menawarkan produk dan jasa yang dimiliki.

2) Engaging (Konversi)

Di tahap ini Anda lebih fokus menghandle leads atau prospek yang ingin menggunakan produk dan jasa Anda.

Biasanya mereka akan menghubungi Anda melalui email, chat, atau telepon.

Ketika sampai di tahap ini, tugas Anda dan tim adalah fokus memberikan solusi. Bukan memaksakan terjadinya penjualan.

Cari tahu lebih detail tentang kebutuhan target market Anda.

Lalu tawarkan solusi yang tepat untuk mengakomodir kebutuhan tersebut, yang dalam hal ini adalah menggunakan produk dan jasa Anda.

Metode seperti ini (Solution oriented) lebih berpotensi meningkatkan penjualan bisnis Anda ketimbang memaksa leads untuk membeli.

3) Delighting (Menyenangkan Pelanggan)

Di tahap yang ke-3 ini Anda memang sudah berhasil mendapatkan sales dan pelanggan yang repeat order secara rutin.

Tapi tugas Anda belum selesai. Karena Anda harus terus membuat para pelanggan ini tetap happy.

Salah satu caranya adalah dengan cepat tanggap ketika mereka membutuhkan bantuan Anda. Dan jadilah teman baik untuk mereka.

Intinya Anda harus berusaha agar para pelanggan ini tidak hanya melakukan repeat order secara rutin. Tapi juga mau mempromosikan bisnis Anda.

Manfaat Inbound Marketing Untuk Bisnis

Manfaat Inbound Marketing untuk Bisnis

Ada banyak manfaat yang akan Anda dapatkan jika menerapkan strategi inbound marketing untuk bisnis.

Pertama. Anda akan mendapatkan calon pembeli yang benar – benar tertarget.

Karena merekalah yang mendatangi Anda dengan sendirinya.

Kedua. Anda akan mendapatkan penjualan yang berdampak positif terhadap perkembangan bisnis Anda.

Terakhir dan ini adalah yang paling krusial di inbound marketing.

Anda tidak hanya akan mendapatkan pelanggan setia yang melakukan repeat order saja. Melainkan pelanggan yang akan mempromosikan bisnis Anda secara sukarela.

Alasannya?

Karena Anda sudah memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang mereka alami. Dan hal tersebut sudah meningkatkan kepercayaan mereka terhadap bisnis Anda.

Sekarang bagaimana? Siap menerapkan inbound marketing di bisnis Anda?

FYI Saya di Folder SEO juga menerapkan strategi inbound marketing ini untuk mendapatkan pelanggan setia sekaligus duta bisnis.

Dan hasilnya bisa dikatakan cukup baik.