Optimasi Bisnis Lokal

Bisnis lokal adalah bisnis yang cakupan areanya fokus di wilayah tertentu. Bisa negara, provinsi, kota, kecamatan, atau bahkan kelurahan.

Sepintas bisnis seperti ini terlihat kecil. Tapi keunggulannya, sang pemilik bisnis bisa fokus membesarkan bisnisnya.

Salah satu alasannya karena dia sudah tahu batasan – batasan yang harus dijaga.

Contoh: Bisnis Keripik Balado Christine Hakim yang terdapat di Padang, Sumatera Barat.

Target market dari bisnis ini sudah sangat jelas. Yaitu orang yang berkunjung ke Padang, dan ketika pulang ke daerah asalnya ingin membawa oleh-oleh khas Padang .

Atau bisa juga orang asli Padang / Sumatera Barat yang ingin memberikan sekaligus mengenalkan oleh-oleh khas daerahnya untuk keluarga, teman, atau kerabat terdekat.

Bisnis Keripik Balado Christine Hakim fokus di area Padang dan sekitarnya. Tapi bukan berarti mereka (Pemilik bisnis) menolak orderan yang berasal dari luar Padang.

Apalagi saat ini sudah sangat banyak jasa pengiriman yang tersebar di seluruh Indonesia, dan tentunya hal ini akan lebih memudahkan proses pengiriman barang.

5 Langkah Memulai Bisnis Lokal Di Era Digital

Memulai Bisnis Lokal

Saya sengaja membatasi pembahasan bisnis lokal ini hanya di “Ruang lingkup digital”. Karena saat ini Saya sedang fokus di bidang digital marketing.

Langsung saja, inilah 5 langkah yang sebaiknya Anda persiapkan untuk memulai bisnis lokal.

#1. Pastikan Bisnis Anda “Sudah Siap”

Poin pertama ini 100% tidak bisa ditawar. Intinya jangan langsung memikirkan cara promosi kalau produk yang Anda miliki belum siap untuk dijual.

Atau dengan kata lain tidak berkualitas.

Perbaiki kualitasnya terlebih dahulu, dan pastikan jumlah sumber daya yang mengelola bisnis tersebut sebanding dengan jangkauan promosi Anda.

Contoh.

Folder SEO adalah bisnis yang bergerak di bidang layanan internet marketing. Dan Saya sebagai owner selalu mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas.

Berikutnya, Saya selalu membatasi jumlah klien karena sumber daya yang terbatas. Tujuannya supaya hasil pengerjaan SEO klien tetap optimal.

#2. Gunakan Website Profesional

Kalau serius ingin berbisnis online, Anda “Wajib” membuat website profesional untuk meningkatkan kredibilitas di mata calon pembeli.

Beberapa dari Anda mungkin menganggap bahwa biaya pembuatan website relatif mahal. Apalagi kalau budget yang dimiliki minim.

Padahal website merupakan investasi yang hasilnya bisa langsung Anda nikmati beberapa waktu kedepan.

Bahkan ada cukup banyak bisnis yang pertumbuhannya langsung signifikan setelah memiliki website dan dipromosikan dengan cara tepat.

Jadi yang harus Anda perhatikan di sini adalah efek jangka panjang dari keberadaan website tersebut.

#3. Daftarkan Bisnis Anda di Google My Business

Google my business merupakan profil suatu bisnis lokal (Milik google) yang dibuat untuk menjangkau calon pembeli di kota, wilayah, atau lokasi tertentu.

Profil ini nantinya akan menampilkan lokasi suatu bisnis dan bisa ditelusuri melalui google maps.

Tujuan dari google my business ini adalah membantu pemilik bisnis lokal mendapatkan pembeli yang berada di daerah yang sama.

#4. Mempromosikan Bisnis (Website) Anda

Produk sudah siap dijual. Website sudah selesai dibuat. Akun google my business sudah dimiliki. Langkah berikutnya adalah promosi.

Anda bisa memilih teknik promosi yang dianggap cocok untuk bisnis Anda. Apakah menggunakan metode SEO, google ads, facebook dan instagram ads, atau email marketing.

Silahkan pilih sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Kalau masih bingung dalam menentukan teknik promosi, Anda bisa menggunakan metode SEO dan berkonsultasi (Gratis) → di sini.

#5. Maintain Website Dan Pembeli Anda

Maintain di sini termasuk pencatatan dan pengelolaan database pembeli. Ringkasnya, sebisa mungkin hindari pembeli yang sekedar hit and run. Sekali beli lalu pergi.

Jaga mereka agar mau melakukan pembelian berikutnya.

Salah satu caranya dengan menjaga komunikasi, serta rutin berbagi tips atau informasi terbaru seputar bisnis Anda.

Tidak mudah memang. Tapi bukan berarti tidak bisa dikerjakan. Coba saja dulu.

Kesimpulan Dari Bisnis Lokal

Bisnis lokal sangat cocok untuk Anda yang ingin menguasai satu wilayah tertentu.

Dan ketika bisnis tersebut sudah besar, Anda bisa memilih apakah ingin tetap bermain di lokal atau melakukan ekspansi.

Tips terakhir yang bisa Anda terapkan adalah: Think globally, act locally.

Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah ini, yang kalau diterjemahkan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia adalah: Berpikir global, action di lokal.