Cara Branding Produk Secara Praktis, Efektif, Dan Efisien

Cara Branding Produk di Era Digital

Anda mungkin termasuk orang yang merasa tidak nyaman jika harus membangun personal branding di depan publik.

Tapi di sisi lain, Anda memiliki bisnis yang jika ingin bertumbuh, salah satu caranya adalah dengan melakukan branding.

Jika kondisinya seperti ini, Anda tidak perlu khawatir.

Karena Anda tetap bisa melakukan branding. Bukan personal branding. Melainkan product branding.

Ya. Anda bisa mempelajari cara branding produk dan menerapkannya di bisnis Anda.

Karena pada dasarnya, branding merupakan salah satu aktivitas pemasaran, yang bertujuan untuk memperkenalkan suatu merek kepada calon konsumennya.

Brand adalah objeknya. Sedangkan branding adalah aktivitasnya.

Dalam konteks membranding suatu produk, yang akan lebih dikenal adalah produk Anda. Tapi cepat atau lambat, Anda sebagai business owner akan terekspos juga.

Di tulisan kali ini, kami akan sharing tentang cara branding produk secara praktis dan sistematis, dengan mengoptimalkan teknologi internet.

Cara Branding Produk Dengan 10 Langkah Praktis

Cara Branding Produk Dengan Mengoptimalkan Internet

Sebelum Anda fokus pada cara branding produk, perhatikan dulu kualitas produk dan layanannya.

Jangan sampai ketika Anda sudah melakukan branding dengan optimal, dan berhasil membuat banyak orang tertarik dengan produk Anda, namun ternyata kualitasnya mengecewakan.

Jika hal ini sampai terjadi, para pembeli akan meninggalkan Anda, dan akan sangat sulit untuk membuat mereka datang kembali.

Jadi, pastikan bahwa produk dan layanan yang Anda miliki sudah layak jual. Termasuk layanan before dan after sales – nya.

Kalau kualitas produk dan layanan sudah oke, inilah langkah – langkah membranding produk yang bisa Anda terapkan.

1 – Menentukan Brand Image Bisnis

Brand image di sini mencakup logo, tagline, slogan, font, hingga kombinasi warna yang Anda gunakan di bisnis Anda.

Kami akan menjabarkannya satu per satu.

Logo

Apa yang terlintas di benak Anda ketika melihat logo apple?

Jawabannya adalah simple, elegan, dan mudah diingat.

Selain apple, Anda juga bisa mendapatkan inspirasi dari beberapa logo terkenal lainnya seperti microsoft, nike, adidas, dan lain – lain.

Tagline dan Slogan

Banyak orang yang belum bisa membedakan antara tagline dan slogan. Dan bisa jadi Anda termasuk salah satunya.

Tagline lebih bersifat permanen dan melekat pada suatu business brand. Sedangkan slogan lebih kepada produknya.

Contoh:

Apple (Brand) memiliki tagline think different. Namun mereka selalu memiliki slogan yang berbeda untuk setiap produknya.

Salah satu yang cukup dikenal adalah ketika mereka me – launching iPod dengan slogan 1000 songs in your pocket.

Font

Jangan anggap remeh font. Karena ia bukan hanya sekedar tulisan.

Penggunaan font yang baik bisa berdampak positif bagi suatu brand.

Bahkan ada beberapa brand ternama yang hanya menggunakan font untuk logo bisnisnya, dan terbukti berhasil sukses besar.

Warna

Sama seperti font, peranan warna juga tidak kalah pentingnya. Karena bisa menjadi ciri khas dari suatu brand.

Tips: Ketika Anda ingin membranding produk, konsistenlah dengan logo, tagline, slogan, font, hingga kombinasi warna yang sudah Anda pilih. 

2 – Menentukan Audience Persona

Audience persona adalah ciri – ciri, karakter, dan kepribadian dari target market Anda. Bisa dikatakan ini adalah konsumen ideal Anda.

Dengan mengetahui audience persona, Anda bisa mengetahui:

  • Hal – hal yang dibutuhkan oleh target market Anda
  • Tempat target market Anda biasa atau sering berkumpul
  • Gaya bahasa dan sapaan yang tepat untuk target market Anda

Semua informasi di atas akan memudahkan Anda ketika ingin mengirimkan pesan kepada mereka.

Tips: Ambil selembar kertas. Tuliskan semua hal – hal yang Anda ketahui dan bayangkan tentang konsumen ideal Anda.

Anda tidak bisa menentukan audience persona dalam waktu singkat. Jadi, luangkan waktu 1 – 2 Minggu untuk mendapatkan informasi tersebut.

3 – Content Planning

Anda harus menentukan jenis – jenis content seperti apa yang akan disampaikan kepada target market Anda.

Termasuk jadwal publikasi dan media yang digunakan.

Contoh:

Anda ingin mempublikasikan artikel berkualitas di website setiap hari, kemudian membagikannya ke media sosial.

Tips: Rencananakan content Anda, tulis di kertas atau sticky note, kemudian tempel di dinding atau di tempat – tempat yang mudah dilihat.

4 – Membuat Website Bisnis Profesional

Berdasarkan data Hootsuite, per Januari 2021, jumlah populasi di Indonesia adalah sebanyak 274,9 juta jiwa, dan 202,6 jutanya merupakan pengguna internet aktif.

Artinya, ada 73.7% pengguna internet aktif di Indonesia!

Jumlah ini berpotensi terus meningkat jika melihat trend saat ini. Dimana orang – orang sudah semakin familiar dengan internet.

Mulai dari mencari berbagai informasi di mesin pencari, bersosial media, hingga mengunjungi website.

Maka dari itu, website merupakan properti yang efektif dan efisien untuk bisnis, sehingga Anda wajib memilikinya.

Anda bisa menampilkan semua produk dan layanan Anda di website, termasuk atribut brand seperti logo, tagline, font, warna, dan lain – lain.

Tips: Cari nama domain yang sesuai dengan bisnis Anda, dan segera beli domain tersebut.

Supaya Anda lebih fokus membangun brand produk, percayakan urusan website bisnis Anda kepada penyedia jasa pembuatan website profesional.

5 – Menerapkan SEO di Website Bisnis

SEO atau Search Engine Optimization adalah salah satu strategi digital marketing yang powerful saat ini.

Dengan SEO, Anda bisa mengupayakan agar website Anda muncul di halaman 1 mesin pencari untuk kata kunci tertentu, sehingga berpotensi di – klik atau dikunjungi banyak orang.

Semakin banyak halaman website Anda yang berhasil muncul di halaman 1 mesin pencari, maka akan semakin banyak juga pengunjungnya.

Dalam konteks branding, hal ini akan membuat lebih banyak orang ingat pada brand Anda, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis Anda.

SEO merupakan cara branding produk yang efektif dan efsien.

Tips: Tentukan produk utama Anda beserta produk turunannya. Kemudian terapkan strategi SEO untuk meningkatkan brand awareness bisnis Anda.

Penting untuk diketahui, selain bisa meningkatkan brand awareness, penerapan strategi SEO yang tepat bisa mendatangkan calon pembeli tertaget.

Yakni mereka yang memang sudah siap ingin membeli produk Anda.

6 – Mengoptimalkan Media Sosial Utama

Anda tidak bisa menggunakan semua media sosial untuk membranding produk Anda.

Karena setiap media sosial memiliki karakter yang berbeda – beda. Selain itu, jika menggunakan semua media sosial, Anda akan keteteran dalam pengelolaannya.

Untuk itu, sebaiknya pilih dan tekuni 1 media sosial yang sesuai dengan karakter bisnis Anda. Kemudian branding produk Anda di media sosial tersebut.

Tips:

  • Kalau target market Anda adalah pebisnis dan profesional, gunakan linkedin
  • Kalau mayoritas content Anda berupa video, gunakan youtube
  • Kalau mayoritas content Anda berupa gambar dan visual, gunakan instagram
  • Kalau Anda ingin menerbitkan content yang relatif pendek, gunakan twitter
  • Kalau Anda ingin agar content Anda berpotensi viral, gunakan facebook

7 – Lakukan Email Marketing

Seperti namanya, email marketing adalah strategi digital marketing dengan menggunakan alamat email.

Email marketing adalah strategi digital marketing yang sudah ada sejak lama, namun masih powerful hingga saat ini.

Sebagai catatan, email marketing merupakan cara branding produk untuk jangka panjang. Jadi hasilnya tidak akan Anda dapatkan secara instan.

Jika ingin menjalankan strategi ini, Anda harus memiliki alamat email terlebih dahulu.

Tips: Siapkan hadiah untuk pengunjung website Anda. Hadiah inilah yang nantinya akan ditukarkan dengan email mereka.

Lakukan dengan konsisten sampai Anda mendapatkan banyak database email.

Kemudian, jalankan strategi email marketing Anda.

8 – Terlibat Dalam Event

Cara ini sering digunakan oleh banyak pebisnis. Bahkan jauh sebelum era digital booming seperti sekarang ini.

Anda bisa menduplikasi cara tersebut dan menyesuaikannya dengan kondisi saat ini.

Tips: Anda bisa menyelenggarakan suatu event, dan menampilkan produk Anda di event tersebut sebagai upaya branding.

Atau bisa juga menjadi sponsor di event yang diselenggarakan oleh orang lain, dengan feedback produk Anda ditampilkan di event tersebut.

9 – Membuat Jingle

Anda mungkin pernah melihat iklan berupa lagu pendek atau jingle yang sangat fenomenal dari intel, yang merupakan raksasa proseser global.

Ini adalah salah satu cara branding produk yang baik.

Kalau Anda ingin menirunya, Anda bisa membuat dan mempublikasikan jingle Anda di youtube.

10 – Membangun Relasi dan Koneksi

Langkah terakhir adalah memperbanyak relasi dan koneksi.

Karena seringnya, relasi dan koneksi inilah yang sering membantu memperkenalkan produk Anda kepada orang – orang disekitar mereka.

Tips:

  • Berteman dengan orang – orang sevibrasi di media sosial.
  • Mengikuti event dan seminar online yang relevan dengan bisnis Anda.
  • Menjalin hubungan dengan para blogger, baik itu blogger junior maupun senior.

Closing Statement

Setelah Anda melakukan semua cara branding produk di atas, sekarang saatnya untuk melakukan evaluasi kinerja.

Tolok ukur berhasil atau tidaknya branding bisnis Anda cukup sederhana.

Jika ada orang yang membutuhkan suatu produk, dan bisnis Anda menyediakan produk tersebut, orang – orang akan secara spontan merekomendasikan brand Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top