Cara Kerja Mesin Pencari Google

Kalau Anda ingin “menaklukkan” mesin pencari, Anda harus mengetahui bagaimana cara kerja mesin pencari dalam melakukan pemeringkatan website.

Idealnya seperti itu.

Dan setelah mengetahui bagaimana mesin pencari bekerja, Anda sebagai pemilik dan pengelola website akan mendapatkan insight tentang hal – hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Di tulisan kali ini Saya akan mengkhususkan google sebagai mesin pencari yang menjadi objek pembahasan.

Kenapa google?

Simple. Karena hingga saat ini google merupakan mesin pencari paling populer di dunia.

Baiklah. Langsung saja simak penjelasan berikut ini.

Cara Kerja Mesin Pencari Google Dalam Melakukan Pemeringkatan Website

Di bawah ini adalah 3 tahapan yang dilakukan google dalam melakukan pemeringkatan website.

  1. Crawling: Googlebot menjelajahi internet untuk mencari konten tertentu.
  2. Indexing: Googlebot menyimpan konten yang telah ditemukan di internet.
  3. Ranking: Googlebot memberikan konten yang dianggap relevan dengan permintaan pengguna.

Supaya Anda lebih mudah memahami, Saya akan memberikan analogi sebagai berikut:

  • Dunia internet merupakan perpustakaan dunia.
  • Googlebot atau robot google adalah penjaga perpustakaan.
  • Pengguna google ibarat pengunjung perpustakaan.

Sebagai penjaga perpustakaan yang baik, googlebot memiliki tugas berkeliling perpustakaan untuk mencari dan mengumpulkan buku yang berserakan (Crawling), kemudian menyusunnya di rak perpustakaan (Indexing).

Suatu ketika, ada pengunjung perpustakaan yang menemui googlebot si penjaga perpustakaan, dan mengatakan bahwa dia ingin meminjam buku tertentu.

Setelah menunggu beberapa saat, googlebot pun memberikan buku yang dianggapnya paling relevan dengan permintaan si pengunjung.

Inilah yang dinamakan dengan proses pemeringkatan website (Ranking).

Kesimpulan

Setelah Anda memastikan bahwa website Anda bisa dijelajahi (Crawling) dan disimpan (Indexing) dengan baik oleh googlebot, what’s next?

Well. Tugas Anda selanjutnya adalah membuat konten yang paling relevan dan berkualitas untuk pengguna. Sehingga konten tersebut bisa tampil di posisi teratas hasil pencarian google.

Menurut Brian Dean (SEO Expert) di artikelnya yang berjudul Google’s 200 Ranking Factors, google menggunakan lebih dari 200 faktor untuk menentukan website mana yang berhak tampil di halaman teratas.

Jadi kalau Anda ingin agar konten Anda bisa muncul di halaman teratas google secara organik, Anda bisa memilih 1 dari 2 opsi berikut ini:

  1. Belajar SEO dengan tekun dan mempraktekkannya
  2. Menghire Jasa SEO Profesional untuk bisnis Anda

N.B: Google memang memberikan konten yang dianggapnya paling relevan dengan keinginan pengguna. Tapi anggapan ini juga berdasarkan perilaku pengguna itu sendiri.

Contoh:

Kalau sebelumnya google menganggap konten TF relevan dengan permintaan pengguna, hal ini bisa berubah jika ternyata banyak pengguna yang tidak puas dengan konten tersebut.

Salah satu cara melihat ketidakpuasan ini adalah dari durasi waktu pengguna berada (Membaca) di konten tersebut. Anda bisa melihat data ini di google analytics.

Nah, seiring berjalannya waktu, konten FS yang semula berada di bawah konten TF bisa naik ke posisi teratas hasil pencarian google.

Kenapa?

Karena pengguna merasa puas dengan konten FS tersebut, dan sinyal kepuasan ini direkam oleh google untuk melakukan update pemeringkatan website.