Cara Memulai Bisnis Online Dari Nol: 11 Langkah Praktis

Last Updated on November 23, 2022

Panduan Cara Memulai Bisnis Online Hingga Menghasilkan Penjualan

Sebelum Saya menjabarkan lebih detail tentang bagaimana cara memulai bisnis online, Saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan penting kepada Anda.

Apakah saat ini Anda ingin memiliki bisnis online, namun mengalami beberapa kendala sebagai berikut ini?

  1. Anda tidak memiliki produk untuk dijual.
  2. Anda tidak tahu siapa target market Anda.
  3. Anda tidak tahu cara melakukan promosi.

Ringkasnya, Anda ingin segera memulai bisnis online, tapi tidak tahu langkah – langkah apa saja yang harus dilakukan.

Jika Anda mengalami kondisi seperti di atas, jangan khawatir. Karena Anda akan segera mendapatkan solusinya di artikel ini.

Di sini Saya akan sharing kepada Anda tentang panduan dan langkah – langkah memulai bisnis online dari nol, agar bisa segera menghasilkan penjualan.

Cara Memulai Bisnis Online Dari Nol Dengan 11 Langkah Praktis

Cara Memulai Bisnis Online Dari Nol Hingga Menghasilkan

Panduan memulai bisnis online ini akan menggunakan contoh jual beli produk. Bagi Anda yang ingin berbisnis di bidang jasa atau layanan, bisa melakukan penyesuaian.

Langsung saja, berikut ini adalah 11 langkah praktis memulai bisnis online dari nol, agar Anda bisa segera menghasilkan penjualan.

1 – Menentukan Target Market

Seth Godin, seorang penulis sekaligus entrepreneur ternama asal Amerika Serikat, memiliki quote yang sangat menarik tentang cara memulai bisnis online.

Isinya kurang lebih sebagai berikut:

Jangan mencari pelanggan untuk produk Anda. Tapi carilah produk untuk pelanggan Anda.

Maksudnya, Anda sebaiknya mengutamakan menjual produk yang memang dibutuhkan.

Dengan menggunakan pendekatan seperti di atas, produk yang Anda tawarkan akan lebih mudah terjual. Karena memang sudah ada permintaannya.

Berikut ini adalah contoh sederhana dari target market:

  • Wanita berusia 27 – 35 tahun.
  • Full time sebagai Ibu rumah tangga.
  • Sudah memiliki minimal 1 orang anak.
  • Sarjana dari perguruan tinggi ternama.
  • Tinggal di salah satu kota besar di Indonesia.
  • Sering mencari informasi di mesin pencari google.
  • Sudah familiar dengan aktivitas berbelanja online.
  • Sangat mengutamakan kebutuhan keluarga di rumah.

Menurut Saya, salah satu produk yang kemungkinan besar dibutuhkan oleh target market di atas, adalah produk – produk yang berhubungan dengan keluarganya.

Baik itu produk untuk suami atau anak.

Sekarang, tugas Anda adalah menentukan siapa target market Anda.

2 – Menentukan Produk Yang Ingin Dijual

Menentukan produk yang ingin dijual 

Setelah Anda mengetahui siapa target market Anda beserta kebutuhannya, langkah berikutnya adalah menentukan produk yang akan dijual.

Secara umum, ada 2 jenis produk yang bisa Anda jual. Yakni:

  1. Produk fisik.
  2. Produk digital.

Contoh produk fisik:

  • Rumah.
  • Pakaian.
  • Makanan.

Contoh produk digital:

  • Plugins.
  • Ecourse.
  • Aplikasi.

Sekarang, tugas Anda adalah mengidentifikasi produk yang dibutuhkan oleh target market Anda.

Anda bisa mendapatkan berbagai macam ide produk di marketplace atau media sosial.

3 –  Menyiapkan Produk Berkualitas

Menyiapkan produk yang berkualitas untuk dijual

Sampai di sini, Anda sudah berhasil menentukan siapa target market Anda, dan mengetahui produk yang ingin Anda jual berdasarkan kebutuhan mereka.

Langkah berikutnya adalah, Anda harus mengupayakan agar produk yang Anda jual memang benar – benar berkualitas.

Tujuannya untuk memberikan kepuasan kepada para pembeli.

Karena kalau produk yang Anda jual memang berkualitas, para pembeli akan merasa puas dan senang, serta berpotensi menjadi pelanggan setia Anda.

Dan Anda tentunya Anda akan mendapatkan repeat order.

Bahkan, para pembeli yang merasa senang tadi bisa saja mempromosikan bisnis Anda secara sukarela, kepada orang – orang terdekatnya.

Dengan demikian, Anda sudah berhasil mendapatkan 3 hal penting:

  1. Pembeli.
  2. Repeat order.
  3. Promosi gratis dari pelanggan.

4 – Menyiapkan Layanan Optimal

Menyiapkan layanan optimal untuk pelanggan

Langkah berikutnya, Anda harus menyiapkan pelayanan yang optimal untuk para pembeli. Baik itu pre-sales maupun after sales.

Contoh

  • Seberapa cepat response Anda ketika menjawab pertanyaan calon pembeli (pre-sales).
  • seberapa baik Anda ketika menghadapi complaint atau keluhan dari para pembeli (after sales).

Intinya, jangan hanya ramah pada calon pembeli. Tapi lakukan hal yang sama pada orang – orang yang sudah membeli produk Anda.

Hal penting lainnya, Anda sebaiknya menentukan kemampuan maksimum bisnis Anda terhadap permintaan pasar.

Misalnya, di tahap awal, kalau Anda hanya memiliki stok sebanyak 100 produk, jangan melakukan promosi yang terlalu berlebihan.

Khawatirnya, ketika orang – orang ingin membeli produk Anda, produk tersebut sudah habis. Akibatnya mereka akan kecewa.

Jadi, lakukan promosi secukupnya.

5 – Membuka Toko Di Marketplace

Cara memulai bisnis online dengan marketplace

Salah satu cara memulai bisnis online yang praktis dan gratis, adalah dengan membuka toko di marketplace.

Alasannya:

Marketplace, khususnya yang sudah ternama, memiliki fitur yang sangat lengkap dan user friendly.

Selain itu, sebagian besar pembeli lebih merasa aman dan nyaman ketika berbelanja di marketplace, ketimbang di toko online yang relatif masih baru.

Anda bisa membuka toko di beberapa marketplace ternama yang ada di Indonesia.

6 – Mengoptimalkan Media Sosial

Cara memulai bisnis online di media sosial

Tujuan utama media sosial adalah memberikan layanan untuk bersosialisasi kepada para penggunanya.

Tapi Anda juga bisa menggunakan media sosial untuk menjalankan bisnis online.

Caranya:

Anda bisa memilih 1 – 2 media sosial yang sesuai dengan bisnis Anda. Misalnya facebook dan instagram.

Langkah berikutnya, buat halaman facebook dan instagram untuk bisnis Anda, kemudian integrasikan keduanya.

Setelah itu, Anda bisa menggunakan fitur facebook marketplace dan instagram shopping untuk mempromosikan produk Anda.

7 – Memiliki Website Bisnis Profesional

Menjalankan bisnis online dengan menggunakan website sendiri

Anda memang bisa langsung menjalankan bisnis online dengan menggunakan marketplace dan media sosial.

Tapi jika Anda ingin memiliki bisnis online yang terus bertumbuh, Anda sebaiknya memiliki website sendiri.

Alasannya:

  1. Toko yang Anda miliki di marketplace dan media sosial tidak 100% milik Anda. Karena alamat URL toko Anda pastinya akan mengikuti alamat URL dari kedua platform tersebut.
  2. Anda harus selalu mematuhi regulasi media sosial dan marketplace yang cukup sering berubah.
  3. Baik media sosial ataupun marketplace, selalu menyediakan opsi untuk beriklan, jika Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal dari bisnis online. Jadi tidak 100% gratis.

Ringkasnya, Anda akan sangat sulit untuk mengoptimalkan brand bisnis Anda, jika hanya mengandalkan marketplace dan media sosial.

Solusinya:

  • Anda sebaiknya menggunakan website sendiri sebagai toko utama Anda, sekaligus mengoptimalkan brand bisnis Anda. Sedangkan marketplace dan media sosial bisa digunakan sebagai toko cabang.
  • Promosikan website Anda agar mendapatkan banyak pengunjung atau calon pembeli. Namun semua transaksi jual beli diarahkan menuju toko cabang Anda, yang berada di marketplace dan media sosial.

Bagaimana? cukup masuk akal bukan?

Karena sekarang adalah eranya kolaborasi.

Bagi Anda yang ingin memiliki website bisnis profesional secara praktis, bisa langsung menggunakan jasa pembuatan website profesional.

8 – Mempromosikan Website

Mempromosikan website bisnis online

Promosi merupakan salah satu bagian krusial dalam kesuksesan suatu bisnis. Termasuk bisnis online.

Dengan menggunakan cara promosi yang tepat, Anda bisa meraup banyak keuntungan.

Apalagi jika Anda memiliki produk dan layanan yang berkualitas, maka Anda akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik.

Secara umum, ada 2 cara promosi yang bisa Anda lakukan:

  1. Cara promosi organik atau natural.
  2. Cara promosi berbayar atau menggunakan iklan.

Jika menggunakan cara promosi organik, Anda bisa mempromosikan produk Anda tanpa harus mengeluarkan uang untuk beriklan.

Contoh:

Sedangkan jika menggunakan cara promosi berbayar, maka Anda harus mengeluarkan biaya untuk beriklan.

Contoh:

  • Beriklan di facebook dan instagram.
  • Beriklan di mesin pencari google.

Sekarang, coba lihat kondisi keuangan Anda.

Kalau Anda memiliki budget khusus untuk promosi, Anda bisa menggunakan iklan berbayar.

Tapi kalau budget yang Anda miliki masih terbatas, Anda sebaiknya menggunakan cara promosi organik.

9 – Melakukan Follow Up Agar Terjadi Penjualan

 Melakukan follow up di bisnis oline

Setelah melakukan promosi, jangan hanya diam menunggu orderan datang. Apalagi kalau bisnis Anda masih baru.

Bisa jadi Anda sudah berhasil mempromosikan bisnis Anda ke target market yang tepat.

Tapi mereka tidak langsung melakukan pembelian karena lupa, atau belum yakin dengan kredibilitas bisnis Anda.

Maka dari itu, Anda harus berusaha meyakinkan mereka.

Caranya:

Anda bisa melakukan follow–up.

Namun ketika ingin melakukan follow-up, Anda harus memperhatikan 2 hal penting berikut ini:

  1. Lakukan follow-up di jam normal. Sekitar jam 09.00 WIB – 17.00 WIB. Di luar itu, orang – orang biasanya ingin meluangkan waktu bersama keluarga, atau beristirahat.
  2. Tanyakan baik – baik, apakah yang bersangkutan jadi membeli produk Anda. Kalau jawabannya “Tidak,” sudahi sampai di situ. Tapi kalau jawabannya “Masih dipertimbangkan,” lakukan follow-up 2 – 3 kali, dengan jeda 2 – 3 hari.

Untuk penjelasan nomor 2 di atas, Anda harus lebih peka, berlapang dada, dan tetap semangat.

Karena terkadang, ada calon pembeli yang merasa sungkan untuk mengatakan tidak jadi melakukan pembelian.

10 – Monitoring Dan Evaluasi Kinerja

Monitoring dan evaluasi kinerja bisnis online

Untuk bisa sampai di tahap ini, idealnya Anda harus menjalankan bisnis online selama 6 – 12 bulan.

Karena di rentang waktu inilah, Anda sudah bisa melihat seperti apa perkembangan bisnis Anda.

Apakah semakin berkembang, stagnan, atau justru mengalami penurunan?

Kalau ternyata bisnis Anda semakin berkembang, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan scale–up, atau memperluas skala bisnis Anda.

Bisa dengan membuka cabang baru, atau membesarkan bisnis yang sudah ada.

Tapi jika bisnis Anda stagnan, atau bahkan cenderung mengalami penurunan, sebaiknya segera tutup secara permanen, dan fokus mencari bisnis yang lebih menjanjikan.

11 – Mengoptimalkan Strategi SEO

Mengoptimalkan strategi SEO untuk bisnis online

Penjelasan yang terakhir ini sangat berkaitan dengan penjelasan sebelumnya.

Jika bisnis Anda semakin berkembang, dan Anda sudah memiliki visi jangka panjang untuk memperluas skala bisnis Anda, Saya menyarankan Anda untuk menggunakan strategi SEO.

SEO atau Search Engine Optimization merupakan strategi pemasaran online jangka panjang, yang bisa membantu bisnis Anda mendapatkan lebih banyak penjualan dari mesin pencari, tanpa harus beriklan.

Untuk penerapannya, supaya Anda bisa lebih fokus mengelola bisnis, Anda sebaiknya menggunakan penyedia jasa SEO profesional, untuk menerapkan strategi SEO di bisnis Anda.

Closing Statement

Berikut ini Saya sudah merangkum tentang 4 tahap memulai bisnis online, yang bisa langsung Anda terapkan.

1 – Tahap Persiapan

  • Menentukan Target Market.
  • Menentukan Produk Yang Ingin Dijual.
  • Menyiapkan Produk Berkualitas.
  • Menyiapkan Layanan Optimal.

2 – Tahap Menjalankan Bisnis Online

  • Membuka Toko Di Marketplace.
  • Mengoptimalkan Media Sosial.
  • Membuat Website Bisnis Profesional.
  • Mempromosikan Website.
  • Melakukan Follow Up Agar Terjadi Penjualan.

3 – Tahap Melakukan Analisis

  • Monitoring Dan Evaluasi Kinerja.

4 – Tahap Sudah Memiliki Visi Jangka Panjang Untuk Bisnis

  • Mengoptimalkan Strategi SEO.

Jika Anda menekuni bisnis online dengan fokus dan serius, Anda akan berpeluang besar mendapatkan penghasilan yang sangat menjanjikan.

Tantangannya, tidak ada yang tahu di percobaan ke berapa Anda akan berhasil.

Tapi sepanjang Anda memiliki tekad yang kuat dan niat yang baik, berbisnis online saat ini merupakan salah satu aktivitas yang masuk akal untuk mendapatkan penghasilan.

Baik itu penghasilan tambahan, maupun penghasilan utama.

RELATED POSTS

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top