Cara Meningkatkan Follower Tertarget

Media sosial saat ini merupakan primadona di kalangan pebisnis online.

Banyak bisnis online yang semakin bertumbuh karena berhasil mengoptimalkan keberadaan media sosial. Baik itu facebook, instagram, dan youtube.

Bahkan tidak sedikit brand fashion ternama yang memulai usahanya dengan hanya bermodalkan akun media sosial. Contohnya Brodo dan Mens Republic.

Salah satu syarat (Bahkan bisa dibilang syarat utama) untuk mengoptimalkan penjualan di media sosial adalah memiliki jumlah fans, followers, dan subscribers yang cukup banyak.

Tidak sekedar banyak, tapi juga harus tertarget dan tepat sasaran.

Karena tidak sedikit akun media sosial yang jumlah followersnya banyak, tapi tidak berhasil mendongkrak penjualan.

Penyebabnya karena minim interaksi. Bisa diartikan bahwa followers tersebut “Kurang suka” dengan akun media sosial yang bersangkutan.

Lantas mengapa jumlah followersnya bisa banyak?

Ada 2 kemungkinan:

1/ Beli followers

2/ “Memaksa” teman dekat atau keluarga untuk like / follow / subscribe akun media sosial tersebut

***

Kalau Anda benar-benar ingin meningkatkan jumlah follower media sosial untuk mengoptimalkan performa bisnis, lakukanlah secara natural, atau sisihkan budget untuk promosi.

Cara di atas adalah dua prinsip umum yang sebaiknya Anda pegang. Sedangkan untuk prakteknya bisa menggunakan tips berikut ini.

7 Cara Meningkatkan Follower Berkualitas Untuk Media Sosial

Cara Meningkatkan Follower Media Sosial

1/ FOKUS di Media Sosial Yang Cocok Dengan Bisnis Anda

Ada banyak media sosial yang bisa Anda gunakan untuk mengoptimalkan penjualan bisnis. Seperti facebook, instagram, twitter, youtube, dan linkedin.

5 Media sosial di atas adalah yang paling populer di Indonesia menurut Saya. Dan untuk hasil yang lebih optimal, Anda sebaiknya fokus di 1 media sosial dulu.

Sedikit tips, gunakan linkedin kalau target market Anda adalah dari kalangan pebisnis. Ini yang Saya lakukan di Folder SEO.

Sedangkan instagram cocok untuk produk yang menonjolkan kesan visual. Dan twitter sangat pas untuk produk yang sifatnya edukasi.

Bagaimana dengan youtube?

Kalau yang satu ini tentu saja lebih tepat untuk produk kontennya bisa dibuat ke dalam bentuk video. Dan facebook hampir bisa digunakan untuk berbagai macam produk.

2/ Share Tentang Pencapaian Bisnis Anda

Poin berikut ini lebih kepada konten yang sebaiknya Anda share di media sosial.

Saya pribadi berpendapat bahwa konten tentang pencapaian adalah konten terbaik untuk media sosial, khususnya jika Anda ingin mengoptimalkan media sosial untuk bisnis.

Coba lihat saja, banyak pebisnis online yang sering membagikan konten tentang keberhasilan mereka mendapatkan banyak orderan, banyak reseller, dan lain sebagainya.

Dampaknya?

Banyak pengguna media sosial yang tertarik dan pada akhirnya terkonversi menjadi pembeli.

3/ Share Tentang “Kisah Nyata” Bisnis Anda

Selain pencapaian, konten lainnya yang bisa Anda share di media sosial adalah konten tentang kisah nyata yang benar-benar dijalani.

Misalnya, ketika di tengah jalan Anda bertemu dengan seseorang dan secara tidak langsung berdampak positif terhadap bisnis Anda.

Konten tentang “Kisah nyata” ini sangat berkaitan erat dengan emosi pembaca. Dan sering menginspirasi pembaca untuk berinteraksi dengan Anda.

Ingat, konsep di media sosial adalah membangun interaksi terlebih dahulu sebelum menjual.

4/ Berinteraksi Dengan Fans / Followers / Subscriber Anda

Poin ini menyambung poin sebelumnya, yakni interaksi.

Hal penting yang harus diperhatikan di sini adalah gaya bahasa dan komunikasi Anda kepada fans / followers / subscribers.

Tidak ada rahasia atau kiat khusus untuk hal ini. Karena kuncinya adalah berinteraksi senyaman mungkin dengan target market Anda.

5/ Memahami “Kebiasaan” Mayoritas Audience Anda di Media Sosial

Kebiasaan ini berkaitan dengan waktu jam online dan jenis konten yang sering mendapatkan feedback positif. Intinya adalah apa yang dibutuhkan dan disukai oleh audience Anda.

Semakin detail Anda mengetahui kebiasaan audience, akan semakin mudah bagi Anda untuk membuat konten yang berkualitas dan bermanfaat untuk mereka.

6/ Rajin Membaca Dan Menganalisa Data

Luangkan waktu sejenak untuk membaca data audience di akun media sosial Anda. Lakukan hal ini paling tidak 1 kali dalam 1 Minggu.

Tujuannya untuk mencari tahu data-data penting yang bisa digunakan untuk aktivitas promosi akun media sosial Anda.

Sebagai informasi, semua media sosial yang Saya sebutkan di-atas punya fitur untuk membaca dan menganalisa data tentang audience.

7/ Retargeting

Sederhananya, retargeting adalah aktivitas marketing online dan ditujukan ke audience yang dianggap sangat tertarik dan siap membeli produk Anda.

Istilah ini populer di media sosial facebook. Dan cara kerjanya kira-kira seperti ini.

Anda membuat website penjualan dan memasang kode pelacakan (Pixels) di website tersebut. Selanjutnya Anda mengupayakan agar website tersebut mendapat kunjungan.

Nantinya, para pengunjung website ini akan terekam datanya oleh pixels yang sudah terpasang di website Anda.

Pengunjung yang “Terekam pixels” inilah yang akan Anda sasar, dengan cara beriklan di facebook.

Pada akhirnya, ketika pengunjung tadi membuka akun facebooknya, mereka akan melihat iklan website Anda di beranda / home facebooknya masing-masing.

Inilah yang dinamakan dengan retargeting.

***

Itulah cara meningkatkan follower media sosial untuk mengoptimalkan pertumbuhan bisnis Anda.

Sekian, semoga bermanfaat.