Belajar Conversion Rate

Conversion Rate Optimization (Optimasi Nilai Konversi) atau yang biasa disingkat sebagai CRO, adalah salah satu indikator yang digunakan pebisnis online ketika ingin mempromosikan produk dan jasanya.

Conversion atau konversi merupakan action atau goal yang diinginkan si pemilik website terhadap pengunjung website tersebut.

Conversion bisa berupa sharing artikel blog, mendaftar sebagai anggota, subscribe newsletter, mendownload sesuatu (Ebook / Video / Audio), hingga membeli suatu produk dan (Menggunakan) Jasa.

Contoh:

Misalkan Anda memiliki suatu produk. Katakanlah teh hijau premium.

Setelah membuat website penjualan yang profesional plus halaman penawaran, langkah berikutnya adalah melakukan PROMOSI supaya website Anda dikunjungi banyak orang.

Sebelum melakukan promosi, Anda harus bisa menentukan apa action yang diharapkan dari para pengunjung website tersebut.

Idealnya pasti Anda mengharapkan terjadi penjualan.

Tapi tidak semudah itu.

Alasan utamanya, teh hijau adalah produk yang belum terlalu familiar bagi masyarakat Indonesia. Jadi dibutuhkan edukasi khusus sebelum menjualnya ke target market Anda.

Edukasi di sini bisa dilakukan dengan cara memberikan ebook (Gratis) berkualitas yang ditukarkan dengan email aktif pengunjung website Anda.

Nantinya ketika mereka sudah memberikan emailnya, Anda bisa rutin memberikan tips dan informasi seputar teh hijau premium, dan secara bertahap mulai melakukan penjualan.

Ringkasnya, salah satu jenis conversion yang cocok digunakan untuk produk teh hijau adalah “Mendownload ebook.”

Cara Menghitung Conversion Rate

Simple. Perhatikan contoh perhitungan di bawah ini:

  • Jenis conversion yang dipilih adalah mendownload ebook
  • Jumlah pengunjung website dalam 1 bulan adalah 30.000 user
  • Jumlah yang mendownload ebook dalam 1 bulan adalah 1000 user

Jadi conversion rate Anda dalam 1 bulan adalah

↓↓↓

(1000 : 30.000) x 100% = 3,33%

Berapa Nilai Conversion Rate Yang Ideal

Setiap bisnis memiliki nilai conversion rate berbeda-beda.

Berdasarkan data WordStream yang merupakan google premier partner dan bing elite partner, nilai conversion rate standard (Rata-rata di semua industri) adalah 2,35%.

2 Tips Menentukan Jenis Conversion Berdasarkan Sumber Traffic

Sebenarnya, Anda sebagai pemilik bisnis BEBAS menentukan jenis conversion apa yang Anda inginkan. Karena pastinya Anda lah yang lebih tahu tentang goal bisnis Anda.

Tapi jika masih bingung, gunakan 2 pendekatan di bawah ini:

1) Traffic Dari Mesin Pencari

Kalau Anda menggunakan teknik SEO sebagai cara utama untuk mendatangkan pengunjung website, Anda bisa memilih penjualan sebagai jenis conversion.

Alasannya?

Traffic dari SEO, khususnya yang berkaitan dengan kata kunci penjualan kemungkinan besar lebih tertarget.

Sehingga pengunjung yang didatangkan dengan SEO biasanya sudah siap untuk membeli.

2) Traffic Dari Media Sosial

Kalau Anda menggunakan media sosial sebagai sumber utama datangnya pengunjung, baik itu organik maupun beriklan, Anda sebaiknya memilih jenis conversion yang lebih soft selling.

Misalnya berlangganan artikel (Subscribe newsletter) atau mendownload ebook / video / audio seperti yang dicontohkan oleh produk teh hijau di atas.

***

Sekian. Semoga bermanfaat dan selamat PRAKTEK.