5 Jenis Domain Populer Untuk Website Bisnis Dan Profesional

Jenis Domain Populer

Menentukan jenis domain merupakan salah satu tahap penting dalam proses pembuatan website. Termasuk ketika Anda ingin membuat website profesional untuk bisnis.

Karena dalam konteks bisnis, keberadaan domain tidak hanya berperan sebagai alamat website saja. Namun juga merupakan identitas suatu bisnis.

Selain itu, domain memiliki masa berlaku minimal 1 tahun. Jadi sangat disayangkan kalau Anda sampai salah dalam memilih.

Pertanyaannya:

  • Bagaimana cara menentukan jenis domain yang tepat untuk bisnis?
  • Hal – hal apa saja yang harus dihindari ketika ingin memilih domain?

Well, Anda akan segera mendapatkan jawaban dari semua pertanyaan di atas.

Karena di tulisan kali ini Saya akan menjabarkan tentang jenis jenis domain untuk membuat website bisnis dan profesional. Mencakup pengertian, contoh, dan fungsinya.

Let’s start!

5 Jenis Domain Populer Untuk Membuat Website Bisnis Dan Profesional

 Jenis Jenis Domain Populer

1 – Exact Match Domain

Exact match domain (EMD) adalah domain yang 100% mirip dengan kata kunci yang ingin ditargetkan.

Banyak pemilik website yang menggunakan EMD pada awal tahun 2000-an. Salah satu alasannya karena relatif mudah untuk muncul di halaman 1 google.

Bahkan dengan hanya mengandalkan konten yang jumlahnya tidak lebih dari 10, website yang menggunakan EMD bisa muncul di halaman 1 google.

Tapi itu dulu.

Karena beberapa tahun belakangan ini, penggunaan EMD sudah tidak memberikan pengaruh drastis terhadap peringkat website di google.

Contoh EMD:

  • Kata kunci : Rental mobil di Bali
  • Alamat domain : rentalmobildibali.com/.net/.id / dan lain – lain

2 – Keyword on Domain

Keyword on domain (KOD) adalah domain yang di dalamnya terdapat kata kunci yang ingin ditargetkan. Namun tidak sama 100%.

KOD sering jadi pilihan ketika EMD-nya sudah tidak tersedia. Dalam penerapannya, pemilik produk / jasa biasanya menggunakan variasi di depan atau di belakang keyword.

Contoh KOD:

  • Kata kunci : Rental mobil di Bali
  • Alamat domain : pusatrentalmobildibali.com/net/.id/ dan lain – lain

3 – Branded Domain

Berikutnya ada branded domain. Jenis domain ini sama sekali tidak mengandung kata kunci yang ingin ditargetkan.

Branded domain sering digunakan untuk project jangka panjang.

Contoh Branded Domain:

4 – Personal Domain

Hampir mirip dengan branded domain, personal domain bisa Anda gunakan untuk branding melalui website. Bedanya, branding di sini lebih bersifat personal.

Banyak public figure, digital marketer, blogger, trainer, hingga motivator, sering menggunakan personal domain untuk mensupport profesinya.

Contoh Personal Domain:

  • Nama : Neil Patel (Digital marketer expert)
  • Alamat domain : neilpatel.com

5 – Corporate Domain

Terakhir adalah corporate domain. Ini adalah jenis domain yang sama persis dengan nama perusahaannya.

Corporate domain sering digunakan perusahaan ketika ingin berkompetisi di ranah digital. Karena hal ini termasuk upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan eksistensi perusahaan.

Contoh Corporate Domain:

  • Nama corporate : PT Astra International TBK
  • Alamat domain : astra.co.id

Kesimpulan

Overall, semua jenis domain di atas bisa Anda gunakan untuk membuat website bisnis.

Tapi untuk bisnis jangka panjang, Anda sebaiknya tidak menggunakan Exact Match Domain (EMD) dan Keyword On Domain (KOD).

Alasannya?

  • Penggunaan EMD dan KOD sudah tidak terlalu mempengaruhi peringkat website di mesin pencari
  • Penggunaan EMD dan KOD terkadang membuat alamat website menjadi terlalu panjang. Sehingga orang – orang cukup sulit mengingatnya.

Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan personal domain, branded domain, atau corporate domain.

Saran penggunaan:

  • Gunakan personal domain jika Anda baru akan memulai bisnis online dan ingin segera take action.
  • Gunakan branded domain jika Anda sedang merintis brand dan ingin mengembangkannya secara online.
  • Gunakan corporate domain jika Anda sudah memiliki perusahaan dan ingin mempertahankan serta meningkatkan eksistensinya.

Intinya, Anda harus memilih jenis domain berdasarkan kebutuhan dan kondisi bisnis masing – masing.

Promosi Jasa Pembuatan Website

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares