Marketplace vs Website Sendiri: Lebih Baik Mana Untuk Bisnis Online?

Last Updated on September 1, 2022

Perbandingan Marketplace vs Website Sendiri

Jika saat ini Anda ingin memulai bisnis online, kemungkinan besar Anda akan sangat tertarik untuk membuka toko di marketplace.

Alasannya:

  1. Membuat toko di marketplace sangat praktis dan gratis.
  2. Mayoritas pembeli di Indonesia sudah merasa aman dan nyaman ketika berbelanja di marketplace.

Jadi, kalau Anda sudah memiliki produk berkualitas, Anda bisa langsung berjualan di marketplace.

Pertanyaannya:

Apakah menggunakan marketplace saja sudah cukup?

Menurut Saya, marketplace memang merupakan pilihan yang paling tepat untuk memulai bisnis online.

Tapi jika ingin berkembang, Anda sebaiknya tidak hanya mengandalkan marketplace. Melainkan juga harus memiliki website sendiri.

Supaya lebih jelas, di artikel ini Saya akan sharing tentang marketplace vs website sendiri. Mulai dari kelebihan, kekurangan, hingga tips mengoptimalkan keduanya.

Let’s check this out!

3 Kelebihan Berbisnis Online Di Marketplace

Kelebihan Berbisnis Online Di Marketplace

1 – Pendaftaran Praktis Dan Gratis

Praktis dan gratis.

Ini adalah alasan utama yang membuat banyak orang berbondong – bondong membuka toko di marketplace.

Hampir semua marketplace, baik itu lokal (di Indonesia) maupun global, memberikan 2 kemudahan ini kepada calon penggunanya.

2 – Sudah Memiliki Market Sendiri

Beberapa marketplace ternama di Indonesia sudah memiliki belasan hingga puluhan juta traffic (pengunjung) setiap bulannya.

Para pengunjung ini adalah orang – orang yang sudah siap membeli.

Dengan kata lain, marketplace sudah memiliki orang – orang yang siap membeli produk Anda.

3 – Memiliki Sistem Yang Sangat Baik

Marketplace yang berkualitas biasanya sudah memiliki sistem yang sangat baik. Mulai dari proses pencarian produk, pembelian, hingga pembayaran.

Semuanya sudah diintegrasikan dengan sangat baik.

Hal inilah yang membuat orang – orang lebih merasa aman dan nyaman ketika berbelanja di marketplace.

5 Kekurangan Berbisnis Online Di Marketplace

Kekurangan Berbisnis Online Di Marketplace

1 – Tingkat Persaingan Lebih Tinggi

Berbisnis online di marketplace memiliki tingkat persaingan yang lebih tinggi.

Contoh:

Ketika Anda mengupload produk Anda di marketplace, biasanya, di bagian bawah produk Anda akan muncul beberapa produk sejenis dari toko lain.

Sehingga calon pembeli akan sangat mudah melihat perbandingan (khususnya harga) antara produk tersebut.

2 – Sering Terjadi Saling Banting Harga

Penjelasan kedua ini masih berkaitan dengan penjelasan pertama.

Ketika Anda mengupload produk Anda di marketplace dan berhasil laris, dalam waktu singkat, biasanya akan muncul produk sejenis dari toko lain dengan harga yang jauh lebih murah.

Bahkan terkadang muncul versi bajakannya!

Anda harus memiliki brand yang benar – benar powerful jika ingin berkompetisi di marketplace.

3 – Tidak Memiliki Data Yang Cukup Untuk Melakukan Analisis

Semua toko yang ada di marketplace ibarat kumpulan booth di suatu pameran. Sedangkan marketplace adalah pemilik pamerannya.

Anda yang memiliki toko di marketplace akan kesulitan dalam melakukan analisis terhadap bisnis online Anda.

Karena Anda tidak memiliki data yang lengkap.

4 – Memiliki Keterbatasan Untuk Branding

Hampir semua pembeli lebih mengenal marketplace ketimbang toko yang ada di dalamnya Anda. Termasuk toko Anda.

Salah satu alasannya karena alamat toko Anda berada di bawah bayang – bayang marketplace.

Contoh:

  • Marketplace.com/TokoAnda.
  • Marketplace.id/TokoAnda.

Hali ini akan membuat Anda kesulitan untuk mengoptimalkan brand awareness bisnis Anda di marketplace.

5 – Pada Akhirnya Akan Mengeluarkan Biaya Iklan

Membuat toko di marketplace memang gratis.

Tapi jika Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih baik, maka Anda harus beriklan di marketplace tersebut.

Jadi, pada akhirnya Anda akan mengeluarkan biaya juga.

5 Kelebihan Berbisnis Online Di Website Sendiri

 Kelebihan Berbisnis Online Di Website Sendiri

1 – Tingkat Persaingan Lebih Rendah

Semua produk yang ditampilkan di website merupakan produk Anda.

Jika Anda berhasil mendapatkan banyak pengunjung, Anda berpeluang besar menghasilkan lebih banyak penjualan.

Karena para pengunjung hanya akan melihat produk Anda.

2 – Fokus Pada Kualitas Produk Dan Layanan

Anda bisa fokus meningkatkan kualitas produk dan layanan Anda. Sehingga tidak terjebak pada strategi banting harga.

Hal ini akan membuat bisnis Anda lebih berkembang.

Karena orang – orang yang membeli produk Anda, lebih mengutamakan kualitas dan layanan ketimbang harga murah.

3 – Memiliki Kendali Penuh Terhadap Website

Anda bisa menentukan semua hal penting di website Anda. Mulai dari desain, layout, navigasi, dan content yang ingin ditampilkan.

Termasuk membuat peraturan sendiri di dalam website tersebut.

4 – Lebih Leluasa Melakukan Branding

Alamat toko Anda merupakan brand bisnis Anda.

Sehingga Anda akan lebih leluasa dalam mengoptimalkan brand awareness bisnis Anda.

5 – Memiliki Data Lebih Lengkap Untuk Melakukan Analisis

Anda bisa mengintegrasikan website Anda dengan google search console dan google analytics.

Sehingga Anda bisa mendapatkan data – data yang lebih lengkap tentang pengunjung website Anda.

Dengan menggunakan data ini, Anda bisa melakukan analisis untuk menentukan strategi promosi yang tepat bagi bisnis Anda.

3 Kekurangan Berbisnis Online Di Website Sendiri

Kekurangan Berbisnis Online Di Website Sendiri

1 – Mengalokasikan Budget Untuk Membuat Website

Anda harus mengalokasikan budget untuk membuat website sendiri.

Terkait nominalnya bervariasi.

Tergantung pada jenis website yang Anda butuhkan, serta pengalaman vendor pembuatan website yang Anda pilih.

2 – Mengupayakan Traffic Secara Mandiri

Setelah memiliki website sendiri, Anda juga harus bersedia mempromosikan website tersebut, agar mendapatkan banyak traffic.

Jika Anda berhasil mendapatkan banyak traffic tertarget menuju website Anda, maka Anda akan berpeluang besar menghasilkan lebih banyak penjualan.

Lantas, bagaimana cara mendapatkan banyak traffic tertarget menuju website?

Anda bisa menggunakan strategi SEO.

3 – Mengelola Website Secara Mandiri

Terakhir, jika Anda sudah memiliki website sendiri, Anda harus meluangkan waktu untuk mengelola website tersebut.

Mulai dari update produk, artikel, dan lain – lain.

Ketika bisnis online Anda sudah semakin bertumbuh, Anda bisa mendelegasikan tugas ini kepada tim Anda.

Tips Mengoptimalkan Marketplace Dan Website Sendiri Untuk Bisnis Online

Mengoptimalkan Marketplace Dan Website Sendiri

Ketimbang harus memilih salah satu antara marketplace dan website sendiri, Saya lebih menyarankan Anda untuk menggunakan keduanya.

Teknisnya sebagai berikut:

  1. Anda membuat website sendiri sebagai toko utama Anda.
  2. Promosikan website Anda agar mendapatkan banyak traffic tertarget.
  3. Anda membuat toko cabang di beberapa marketplace ternama di Indonesia.
  4. Jika pengunjung ingin melakukan pembelian, upayakan untuk mendapatkan databasenya. Baik itu whatsapp atau alamat email.
  5. Arahkan seluruh proses transaksi penjualan menuju toko cabang Anda di marketplace.

Sebagai penutup, jika Anda memiliki website yang diintegrasikan dengan marketplace, Anda akan lebih leluasa dalam mengoptimalkan brand awareness bisnis Anda.

Selain itu, yang terpenting, para pengunjung website Anda akan lebih merasa aman dan nyaman untuk membeli produk Anda.

Apalagi jika mereka sudah terbiasa berbelanja di marketplace.

RELATED POSTS

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top