Langkah – Langkah Memulai Bisnis Startup Dan Pengembangannya

Tips Memulai Bisnis Startup

Pada dasarnya, memulai bisnis startup tidak jauh berbeda dengan bisnis lainnya. Anda tetap harus memiliki persiapan yang matang.

Mulai dari goals, strategi, modal awal, partner, dan lain – lain. Intinya adalah mempersiapkan hal – hal penting untuk mencapai tujuan bisnis startup tersebut.

Karena terkadang, dengan persiapan yang sudah sangat matang pun, bisnis yang dijalankan masih bisa mengalami kegagalan.

Apalagi kalau tanpa persiapan? Bisa – bisa kemungkinan terjadinya kegagalan akan semakin besar.

Terlebih lagi, bisnis startup sangat identik dengan minim budget. Sehingga Anda harus bisa meminimalisasi kegagalan melalui persiapan yang matang.

Nah, di artikel kali ini, kami akan sharing tentang tips dan langkah – langkah memulai bisnis startup, serta beberapa cara untuk mengembangkannya.

Namun sebelum lanjut membaca, kami ingin mengajak Anda untuk menyamakan persepsi terlebih dahulu mengenai bisnis startup.

Silahkan baca artikel tentang apa itu bisnis startup yang sudah kami terbitkan sebelumnya.

Kalau sudah, langsung saja simak tips memulai bisnis startup berikut ini.

5 Langkah Memulai Bisnis Startup

Langkah - Langkah Memulai Bisnis Startup

1 – Mengidentifikasi Masalah Calon Konsumen

Ketimbang sibuk memikirkan produk, Anda sebaiknya fokus mencari tahu masalah terbesar yang dialami oleh banyak orang.

Baik itu orang – orang yang berada di sekitar Anda, maupun orang – orang yang lokasinya jauh dari Anda.

Setelah mengidentifikasi beberapa masalah, cari tahu masalah apa yang belum ada solusinya. Dari sinilah Anda bisa menentukan produk dan calon konsumen yang tepat.

2 – Membuat Business Plan

Tips berikutnya adalah membuat business plan yang jelas. Mulai dari latar belakang, goals, strategi, hingga persentase tingkat keberhasilan bisnis.

Di bagian ini Anda harus menggunakan data – data akurat yang berasal dari sumber terpercaya. Karena business plan yang baik dibuat berdasarkan data. Bukan sekedar teori.

3 – Berpartner Dengan Orang Yang Tepat

Mayoritas startup company yang berhasil terdiri dari individu – individu profesional di bidangnya. Selain itu mereka juga menjalankan konsep team work dengan sangat baik.

Jadi kalau Anda ingin memulai bisnis startup dan meraih kesuksesan, Anda harus berpartner dengan orang yang tepat.

Sebagai contoh:

Jika Anda sebagai founder memiliki skill dominan berkomunikasi, maka Anda bisa menggandeng individu yang dominan di technical, dan lebih suka berada di belakang layar.

Begitu juga sebaliknya.

Carilah partner yang bisa mengisi kekurangan satu sama lain, serta memiliki kesamaan visi dan misi dalam menjalankan bisnis startup.

Hal lainnya yang juga perlu diperhatikan dalam berpartner adalah, terbuka sejak awal dalam porsi pembagian saham.

Jangan sampai ketika bisnis startup sudah berkembang, dan mendapatkan pendanaan untuk pengembangan, malah terjadi perdebatan dalam hal kepemilikian saham.

4 – Membuat Landing Page

Dropbox merupakan salah satu bisnis startup yang sukses mengoptimalkan landing page, untuk memperkenalkan produknya ke banyak orang.

Waktu itu, ketika mereka ingin memperkenalkan ide bisnisnya yang concern di bidang penyimpanan file secara online, mereka menggunakan landing page.

Isinya pun cukup sederhana. Hanya berupa penjelasan singkat tentang apa itu dropbox, dan kolom alamat email bagi mereka yang tertarik dengan produk dropbox.

Dan ternyata cara tersebut berhasil.

Karena dengan landing page tersebut, semakin banyak orang yang mengetahui keberadaan dropbox, tertarik dengan produknya dan memberikan alamat emailnya.

Mereka ini yang kemudian menjadi pelanggan dropbox.

5 – Menggunakan SEO Sebagai Strategi Pemasaran Jangka Panjang

Tips terakhir dan juga sangat penting adalah, mulai menjalankan strategi Search Engine Optimization atau SEO di bisnis startup Anda.

Secara ringkas, SEO merupakan strategi pemasaran online yang mengoptimalkan performa website agar tampil di halaman 1 mesin pencari.

Tujuannya agar website tersebut mendapatkan banyak kunjungan organik dari mesin pencari, dan berpotensi menghasilkan penjualan.

Bagi Anda yang ingin menerapkan strategi SEO di bisnis startupnya, namun belum begitu paham tentang SEO, Anda bisa memilih beberapa opsi berikut ini:

1 – Mengikuti Program Kursus SEO

Dengan mengikuti Kursus SEO, investasi yang Anda alokasikan akan lebih minim.

Namun Anda harus meluangkan waktu untuk menerapkan semua strategi SEO di website bisnis Anda. Jika siap, silahkan ambil opsi ini.

1 – Menggunakan Jasa SEO

Berbeda dengan Kursus SEO, jika Anda menggunakan Jasa SEO, investasi yang Anda alokasikan akan relatif lebih besar.

Tapi keuntungannya, semua pengerjaan SEO akan di – handle 100% oleh SEO profoesional yang Anda pilih.

Sehingga Anda bisa fokus pada hal – hal penting lainnya di bisnis Anda.

2 – Menggunakan Layanan Konsultan SEO

Opsi berikutnya adalah dengan menggunakan layanan Konsultan SEO. Di sini Anda memang harus menginvestasikan lebih banyak budget.

Tapi kalau Anda sudah memiliki orang yang ingin diberdayakan agar mengerti SEO secara teori dan praktek, menggunakan layanan ini adalah opsi yang terbaik.

Teknisnya, SEO expert yang Anda pilih akan memberikan rekomendasi strategi SEO kepada tim Anda, untuk kemudian diimplementasikan di website bisnis Anda.

Setelah Berhasil Memulai Bisnis Startup, What’s Next?

 Pengembangan Bisnis Startup

Anda pastinya ingin kalau setelah berhasil mendirikan bisnis startup, bisnis tersebut bisa terus berkembang, atau paling tidak bertahan dalam waktu lama.

Ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Menjaga Dan Meningkatkan Kualitas Produk
  • Menemukan Pendanaan (Investor) Yang Tepat
  • Membangun Dan Memperkuat Basis Pelanggan
  • Mengoptimalkan Strategi Pemasaran (Online Dan Offline)
  • Melakukan Evaluasi Secara Berkala

Sekian. Semoga bermanfaat.

Banner Terbaru Jasa SEO di Folder SEO Academy

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top