Outbound Link SEO Dan Plus Minusnya Bagi Website

Outbound Link SEO

Halo entrepreneur! Kali ini Folder SEO akan sharing tentang outbound link SEO. Cakupan pembahasan kita akan FOKUS pada plus minus outbound link bagi website yang dioptimasi dengan SEO.

Pertama kita harus mengetahui dulu apa itu outbound link.

Outbound link sering disebut juga sebagai eksternal link atau link keluar pada suatu website. Gampangnya, suatu website membuat tulisan yang di dalamnya memuat sumber berita dari website lain.

Etikanya, website tersebut harus memberikan credit berupa link untuk website yang membuat sumber berita tersebut.

Contoh lagi. Ada website yang menulis artikel tentang brand ternama, misalnya microsoft. Biasanya website tersebut akan memberikan link keluar menuju website resmi microsoft.

Jadi ringkasnya, outbound link itu ibarat website Anda merekomendasikan website lain yang Anda anggap teman satu komunitas dan terpercaya.

Ini yang disebut sebagai outbound link / eksternal link / link keluar.

Nilai Plus Outbound Link SEO

Outbound link bisa berdampak positif dan negatif. Tergantung bagaimana pemilik website menggunakannya.

Kita bahas yang positifnya dulu.

Kami menyarankan Anda (Pemilik website) untuk tetap menggunakan outbound link dengan jumlah secukupnya, namun tetap memperhatikan kualitas website yang dituju.

Misalnya seperti ini.

Kalau konten di website Anda membahas tentang gadget, maka berikan link keluar menuju website yang sudah populer atau terpercaya di bidang gadget.

Tujuannya, supaya mesin pencari bisa melihat bahwa kita hanya berhubungan dengan website-website yang populer dan berkualitas saja.

Untuk mengetahui website yang populer di bidangnya cukup mudah. Anda bisa melihat dari jumlah interaksi di artikelnya (Like, comment, share), dan jumlah pencariannya di google.

N.B: Untuk jumlah outbound link silahkan gunakan secukupnya. Tapi jangan terlalu banyak, karena khawatir nya, website Anda justru akan ditinggalkan.

Nilai Minus Outbound Link SEO

Menurut kami, outbound link bisa berdampak negatif kalau terjadi hal-hal berikut ini:

Pertama, website yang Anda berikan link (Keluar) merupakan website yang tidak berkualitas, bahkan isinya terkesan spam dan asal-asalan.

Kedua, jumlah outbound link / eksternal link di dalam suatu konten artikel jauh lebih banyak ketimbang jumlah internal link nya (Artikel terkait).

Contoh:

Kalau outbound link nya ada 3, sebaiknya gunakan internal link sebanyak 6 atau lebih. Kira-kira 2 kali lebih banyak.

Selain itu, peran outbound link juga sangat penting bagi pengerjaan SEO suatu website.

Sekian artikel tentang outbound link / eksternal link / link keluar ini. Semoga bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan. Silahkan di-share dan selamat praktek.

By |2018-12-07T10:30:30+00:00December 7th, 2018|Categories: Belajar SEO|Tags: |
error: Content is protected !!