Pengertian SEO Berdasarkan Cara Kerjanya

Banyak orang yang belum paham akan pengertian SEO. Padahal tanpa mereka sadari, mereka sudah menerapkan teknik SEO di websitenya masing-masing.

Contohnya tanpa disengaja, website mereka bisa tampil di halaman 1 google untuk kata kunci tertentu.

Aneh? Tidak juga. Kita akan bahas di artikel berikut ini.

SEO merupakan akronim dari Search Engine Optimization, atau jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Indonesia adalah optimasi mesin pencari.

Mesin pencari di sini adalah google, yahoo, bing, msn, dan lain sebagainya.

Tapi karena google adalah “Raja mesin pencari” saat ini, maka mesin pencari sangat identik dengan google.

Jika suatu website sudah teroptimasi dengan baik dan berhasil muncul di halaman 1 google, biasanya akan lebih mudah muncul di halaman 1 mesin pencari lainnya.

Ilustrasi Tentang Pengertian SEO:

Jika Anda ingin mencari informasi A di google, bisa jadi Anda akan mengetikkan kata kunci yang berhubungan dengan topik A di kolom pencariannya.

Setelahnya Anda akan melihat beberapa website yang muncul di halaman 1 google.

Munculnya website-website ini tidak terjadi dengan sendirinya.

Karena para pemilik website menggunakan teknik SEO untuk bisa menampilkan websitenya di halaman 1 google.

Pengertian SEO Berdasarkan Cara Kerjanya

Pengertian SEO Berdasarkan Cara Kerjanya

Dalam proses pengerjaannya, secara umum SEO terbagi ke dalam 2 bagian: On page SEO dan Off page SEO.

#1. Pengertian On Page SEO

On page SEO merupakan teknik SEO yang dikerjakan di dalam website yang bersangkutan. Biasanya dimulai dari:

  • Membuat struktur dan navigasi website yang jelas
  • Test kecepatan dan responsivitas website
  • Rutin mempublikasikan konten dan artikel berkualitas

#2. Pengertian Off Page SEO

Sedangkan off page SEO merupakan teknik SEO yang dikerjakan dari website lain, namun tetap ditujukan ke website utama.

Teknik off page SEO sering juga disebut dengan inbound link atau backlink: teknik mendapatkan link berkualitas (Rekomendasi) dari website lain menuju website utama.

Contoh:

Supaya proses optimasi website A bisa memberikan hasil yang baik, sangat dianjurkan agar website A menerima banyak (Inbound) link berkualitas dari website B,C,D, dan seterusnya.

Namun yang diutamakan di sini adalah kualitas, bukan kuantitas.

Lebih baik hanya mendapatkan beberapa backlink berkualitas, ketimbang mendapatkan banyak backlink tapi tidak berkualitas.

Idealnya tentu saja banyak backlink dan semuanya berkualitas.

Contoh Penerapan Backlink Yang Baik

Anda memiliki website rental mobil.

Dengan demikian, akan lebih baik jika website Anda tersebut mendapatkan backlink dari website populer (authority) di bidang traveling atau sejenisnya.

Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan di awal artikel ini, yakni mengapa ada website yang tiba-tiba muncul di halaman 1 google untuk kata kunci tertentu.

Padahal mereka merasa tidak pernah mengoptimasi website tersebut.

Jawabannya karena mereka memiliki konten artikel berkualitas, sehingga membuat banyak orang mau secara sukarela membagikannya.

Imbasnya, google akan mendeteksi bahwa konten tersebut layak ditampilkan di halaman 1 google untuk kata kunci yang dibidiknya, karena mendapatkan banyak rekomendasi dari website lain.

Cara Kerja SEO Pada Website Dan Mesin Pencari

Sebelumnya kita harus terlebih dahulu memahami istilah “Optimasi Mesin Pencari.”

Maksudnya di sini adalah:

Pemilik website melakukan teknik (Optimasi) tertentu supaya websitenya muncul di halaman 1 google.

Akan lebih baik lagi jika berhasil tampil di top 3 google.

Contoh:

Anda punya bisnis menjual produk perlengkapan bayi.

Jika ingin menggunakan SEO untuk bisnis Anda, berikut ini adalah langkah-langkah yang sebaiknya Anda lakukan:

1) Memastikan bahwa kata kunci produk perlengkapan bayi ada peminatnya di google. Caranya bisa menggunakan tools gratis milik ubersuggest.

2) Mulai mengoptimasi website bisnis Anda dengan teknik SEO. FYI, Anda juga harus bersiap-siap kalau ada website lain yang juga melakukan optimasi pada websitenya.

3) Dari sekian banyaknya website yang membidik kata kunci produk perlengkapan bayi, google akan memilih website mana saja yang cocok ditampilkan di halaman 1.

4) Google menggunakan 200 faktor lebih dalam menentukan website mana yang berhak tampil di halaman 1.

Notes:

Google merahasiakan faktor-faktor apa saja yang menjadi penilaian mereka dalam melakukan pemeringkatan website.

Tapi mereka memberikan beberapa bocoran tentang kriteria website yang menurut mereka pantas untuk ditampilkan di halaman 1.

Ini beberapa diantaranya:

  • Konten website harus jelas, relevan terhadap kata kunci, dan disukai banyak orang
  • Website memiliki struktur dan navigasi yang baik
  • Loading / kecepatan website cukup baik ketika diakses via desktop dan mobile
  • Tampilan website sudah responsive / mobile friendly
  • Penerapan link building yang baik

Manfaat SEO Untuk Bisnis

Ada cukup banyak manfaat SEO untuk bisnis. Salah satu yang paling utama adalah mendatangkan pengunjung tertarget, sehingga berpotensi menghasilkan penjualan.

Contoh:

1) Anda menjual produk perlengkapan bayi (Contoh sebelumnya), dan menggunakan SEO untuk meningkatkan penjualan online.

2) Karena website Anda sudah dioptimasi dengan SEO, maka website Anda berhasil tampil di halaman 1 google untuk kata kunci “Jual perlengkapan bayi.” Tepatnya di top 3 google.

3) Disaat yang bersamaan, ada 1000 orang yang mengetikkan kata kunci “Jual perlengkapan bayi” di google. Artinya, orang-orang tersebut memang ingin membeli perlengkapan bayi.

4) Karena website Anda sudah tampil di top 3 google, maka 800 dari 1000 orang tadi berkunjung ke website Anda untuk melihat-lihat produk yang Anda jual.

5) Karena halaman penawaran di website Anda bagus dan harganya masuk akal, maka 600 dari 800 orang tadi memutuskan untuk membeli produk Anda. #HappyEnding

Kesimpulan

Kalau Anda ingin menggunakan teknik SEO untuk website Anda, ada 2 pihak yang harus Anda jamin kepuasannya:

1) Mesin pencari (Google)

2) Pengguna (Manusia)

***

Google akan memberikan penilaian terhadap website Anda untuk hal-hal yang tidak terlihat secara kasat mata. Seperti struktur, script, dan hal-hal terkait lainnya.

Sedangkan para pengguna, mereka akan memberikan penilaian secara keseluruhan setelah menggunakan website Anda.

Kalau website Anda dianggap bagus, mereka akan kembali lagi, bahkan mungkin merekomendasikan (Share) website Anda dan menjadi loyalis.

Tapi kalau dianggap tidak bagus, mereka akan langsung pergi.