Perbedaan Google Ads Dan SEO (Search Engine Optimization)

Last Updated on September 1, 2022

Mari Mengenal Perbedaan Google Ads dan SEO

Anda yang sudah cukup familiar dengan digital marketing, mungkin pernah mendengar istilah Google Ads dan Search Engine Optimization (SEO).

Pada dasarnya, baik Google Ads maupun SEO, keduanya sama – sama merupakan strategi pemasaran online, yang mengupayakan agar website Anda tampil di halaman 1 google.

Perbedaan utamanya:

Di Google Ads, Anda harus membayar biaya iklan kepada google, supaya website Anda tampil di halaman 1 google.

Sedangkan di SEO, Anda bisa mengupayakan agar website Anda tampil di halaman 1 google, tanpa harus membayar biaya iklan kepada google.

Selain kedua hal di atas, tentunya masih ada beberapa perbedaan krusial lainnya antara Google Ads dan SEO.

Nah, di artikel kali ini, Saya akan sharing lebih detail tentang perbedaan Google Ads dan SEO. Khususnya terkait kelebihan dan kekurangannya masing – masing.

4 Perbedaan Google Ads Dan SEO

Mari Mengetahui Perbedaan Google Ads dan SEO

1 – Proses Pengerjaan

Proses pengerjaan Google Ads relatif lebih cepat ketimbang SEO.

Contoh:

Anda mengaktifkan iklan di hari Selasa pagi.

Jika dilakukan dengan tepat, website Anda bisa langsung tampil di halaman 1 google pada sore atau malam harinya.

Sedangkan SEO membutuhkan proses pengerjaan yang relatif lebih lama. Standarnya 6 – 12 bulan. Tapi bisa lebih dari 12 bulan.

Tergantung seberapa tinggi tingkat persaingan keyword yang dibidik.

2 – Jenis Keyword

Di Google Ads, karena Anda harus membayar biaya iklan kepada google, kemungkinan besar Anda akan lebih selektif dalam memilih keyword yang ingin diiklankan.

Maka dari itu, mayoritas keyword yang diiklankan agar tampil di halaman 1 google adalah keyword penjualan.

Ringkasnya, Google Ads lebih berorientasi kepada hard selling.

Sedangkan di SEO, Anda bisa mengoptimalkan semua jenis keyword agar tampil di halaman 1 google. Baik itu keyword penjualan maupun keyword informasi.

Melalui SEO, Anda bisa menerapkan strategi hard selling maupun soft selling.

3 – Jumlah Traffic

Seperti yang sudah dijelaskan di poin ke 2, Google Ads lebih berorientasi pada hard selling. Sehingga jumlah traffic yang dihasilkan relatif lebih kecil.

Sedangkan SEO bisa menghasilkan traffic yang relatif lebih besar. Karena ia bisa menerapkan strategi hard selling maupun soft selling.

4 – Pengurangan Traffic

Di Google Ads, jika Anda menonaktifkan iklan, maka jumlah traffic menuju website Anda akan langsung hilang.

Sedangkan di SEO, jika Anda menghentikan proses optimasi SEO, jumlah traffic menuju website Anda tidak akan langsung hilang.

Melainkan berkurang secara bertahap. Biasanya dalam waktu sekitar 2 – 3 bulan.

Closing Statement

Gambar di bawah ini merupakan ringkasan perbedaan Google Ads dan SEO.

Inilah Perbedaan Google Ads Dan SEO Secara Umum

Google Ads

  1. Instan. Bisa terlihat di hari yang sama.
  2. Cenderung hard selling.
  3. Jumlah traffic relatif lebih kecil.
  4. Jika Ads dihentikan, traffic akan langsung hilang.

SEO

  1. Membutuhkan proses. Standarnya 6 – 12 bulan.
  2. Bisa hard selling maupun soft selling.
  3. Jumlah traffic relatif lebih besar.
  4. Jika SEO dihentikan, traffic akan berkurang secara bertahap.

RELATED POSTS

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top