10 Plugin SEO WordPress Untuk Meningkatkan Performa Website

Plugins SEO WordPress Powerful

Ada banyak plugin SEO wordpress yang bisa Anda temukan di internet.

Baik itu yang tersedia di official website wordpress (Bisa di-download secara gratis), maupun yang disediakan oleh pihak ke-3.

Fungsi utama dari plugins SEO ini adalah untuk mempermudah Anda ketika ingin mengoptimasi website.

Tapi dengan banyaknya jumlah plugin saat ini, Anda harus bisa memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan website Anda.

Karena plugins ibarat pedang bermata dua yang bisa berdampak positif sekaligus negatif terhadap website Anda.

Di satu sisi Anda membutuhkan plugins untuk mempermudah proses optimasi website.

Tapi di sisi lain, semakin banyak plugins yang Anda aktifkan akan membuat kecepatan loading website menjadi berkurang. Dan tentunya ini tidak disukai oleh pengunjung.

Untuk itu Anda harus memiliki daftar prioritas plugin SEO yang akan digunakan.

Nah. Di sini Saya ingin sharing tentang beberapa plugin SEO wordpress yang sering Saya gunakan untuk meningkatkan performa website di mesin pencari.

Langsung saja, ini list nya.

10 Plugin SEO WordPress Powerful Dan Recommended Versi Folder SEO

1 – Yoast

Yoast SEO Plugin

Yoast adalah salah satu plugin SEO wordpress populer di kalangan praktisi SEO. Baik itu praktisi lokal maupun global.

Selain yoast sebenarnya ada beberapa plugin SEO wordpress lainnya yang tidak kalah powerful. Seperti plugin all in one SEO pack dan rank math yang baru saja muncul. Anda bisa mencoba ketiganya jika mau.

Saya pribadi masih tetap menggunakan plugin SEO yoast ketika ingin mengoptimasi website. Bisa jadi ini merupakan faktor kebiasaan.

Salah satu fitur yang Saya suka di yoast adalah ketersediaan SEO analysis untuk setiap konten yang akan dipublikasikan.

Jadi ketika Anda sedang membuat konten, yoast akan memberitahukan bagian mana yang perlu diperbaiki, ditingkatkan, dan diabaikan.

Pemberitahuan ini bisa dilihat dari warna lampu indikator yoast.

Kalau lampu indikatornya berwarna merah, tandanya konten Anda masih butuh perbaikan. Kalau berwarna oranye, konten Anda masih harus ditingkatkan dari segi SEO.

Dan kalau lampu indikatornya sudah berwarna hijau, selamat, karena konten Anda sudah memenuhi kaidah SEO menurut yoast.

FYI, Saya tidak selalu mengikuti lampu indikator yoast ketika membuat konten. Tapi lampu indikator tersebut sering Saya gunakan sebagai acuan dasar untuk mengambil keputusan.

Fitur lainnya yang terdapat di yoast adalah cornerstone content untuk konten yang dianggap paling penting di dalam website.

Ada juga fitur XML sitemap untuk mempermudah mesin pencari menemukan website Anda di belantara dunia internet.

Dengan yoast, Anda juga bisa mengatur seperti apa tampilan website Anda di mesin pencari. Caranya dengan mengisi kolom meta title, meta description, category, tags, dan lain – lain.

2 – Really Simple SSL

Really Simple SSL Plugin

Plugin SEO wordpress berikutnya adalah really simple SSL. Fungsi utama plugin ini untuk mempermudah proses migrasi dari http menjadi https.

Really simple SSL semakin populer sejak SSL (Secure Sockets Layer) dihitung sebagai ranking factor.

Maksud kurang lebih seperti ini.

Mesin pencari menggunakan SSL sebagai salah satu dari sekian banyaknya faktor penentu peringkat website di mesin pencari.

Plugin ini sepertinya di-setting untuk pemula. Karena cara menggunakannya benar – benar simple. Sama seperti namanya.

3 – Easy Table Contents

Easy Table of Contents Plugin

Update algoritma google Mei 2020 kembali concern kepada konten berkualitas.

Google lebih memprioritaskan konten berkualitas untuk ditampilkan di atas hasil pencarian.

Salah satu tips membuat konten berkualitas adalah dengan memberikan penjelasan yang lebih mendetail dan terstruktur.

Sehingga konten tersebut bisa dipahami dan disukai oleh pengunjung.

Konsekuensinya, konten yang dibuat menjadi lebih panjang dari segi jumlah kata. Bisa sampai 1000 – 2000 kata per konten. Bahkan terkadang lebih.

Di sinilah plugin easy table contents memegang peranan penting.

Dengan menggunakan plugin ini, Anda bisa membuat daftar isi di awal konten, sehingga pembaca bisa mengetahui poin apa saja yang akan dibahas di dalam konten.

4 – Ultimate Nofollow

Ultimate Nofollow Plugin

Saya yakin kalau tidak ada konten yang murni original di dunia ini. Karena semua konten pasti terinspirasi dari sumber tertentu.

Inilah yang membuat pentingnya menggunakan link keluar (Outbound link) di dalam konten. Karena outbound link berfungsi sebagai referensi.

Plugin ultimate nofollow bisa membantu Anda dalam menerapkan outbound link yang variatif.

Ketika Anda sudah menginstall dan mengaktifkan plugin ini, Anda bisa mengatur outbound link yang dibuat menjadi nofollow.

Label nofollow akan memberitahu mesin pencari untuk tidak mengikuti link tersebut.

5 – Jetpack

Jetpack Plugin

Jetpack merupakan salah satu plugins wordpress yang punya banyak fitur. Mulai dari statistik kunjungan, downtime monitoring, hingga fitur keamanan website.

Selain itu ada juga testimonial, portfolio, hingga berbagai widget tambahan lainnya.

Tapi Saya biasanya hanya menggunakan jetpack untuk membuat gallery atau slideshow.

Mungkin Anda bertanya: “Kalau sekedar membuat gallery atau slideshow, kan bisa menggunakan plugin lain.” Well. Jawaban Saya, ini lebih ke faktor like and dislike.

6 – Grow by Mediavine

Grow by Mediavine Plugin

Plugin ini memiliki button dengan penempatan dan tampilan yang ciamik.

Anda bisa memilih beberapa opsi untuk penempatannya. Mulai dari floating sidebar, above, and below content. Button ini juga bisa ditampilkan di post maupun di page.

Silahkan sesuaikan dengan kebutuhan.

Sedangkan untuk opsi sosial medianya, Anda bisa menggunakan ada facebook, twitter, pinterest, dan linkedin. Anda juga bisa menggunakan button email dan print jika dirasa butuh.

7 – WP Optimize

WP Optimize Plugin

Fungsi utama dari wp optimize adalah membuat website Anda menjadi lebih cepat dan efisien.

Caranya?

Plugin ini bisa membersihkan database, memperkecil ukuran gambar, dan mengaktifkan cache.

Khusus untuk fitur cache, Anda bisa menggunakannya jika di website Anda belum terpasang plugin cache.

Tapi kalau Anda sudah memiliki website cache, Anda harus menonaktifkan fitur cache di wp optimize, supaya tidak terjadi conflict antar plugin.

8 – WP Fastest Cache

WP Fastest Cache Plugin

Sesuai dengan namanya, plugin yang satu ini memang dikhususkan untuk cache. Plugin ini bisa mengaktifkan sistem cache di dalam website.

Hal yang membuat Saya tertarik menggunakan plugin ini karena cara penggunaannya yang simple.

Sedangkan untuk fungsi mungkin tidak terlalu jauh berbeda dengan plugin cache lainnya.

Sebelum beralih ke wp fastest cache, Saya sempat menggunakan wp super cache dan wp total cache.

9 – Broken Link Checker

Broken Link Checker Plugin

Plugin broken link checker berfungsi untuk memeriksa link yang terputus di dalam website.

Misalnya:

Anda pernah menggunakan outbound link menuju website tertentu. Tapi ternyata website tersebut sudah tidak aktif lagi, atau halaman yang Anda tuju sudah dihapus.

Hal ini mengakibatkan outbound link yang Anda buat menjadi terputus (Broken).

Nah. Broken link checker akan memberitahukan kepada Anda jika terdapat broken link di dalam website. Sehingga Anda bisa segera menghapus atau mengganti link tersebut dengan sumber lain yang relevan.

10 – Redirection

Redirection Plugin

Plugin SEO wordpress yang terakhir adalah redirection. Fungsinya untuk mengarahkan suatu halaman menuju halaman lainnya.

Terkadang meskipun Anda sudah menghapus konten website, tapi ia masih tetap muncul di hasil pencarian google. Dan ketika konten tersebut dikunjungi, terdapat keterangan 404 not found.

Hal ini tentunya akan memberikan pengalaman buruk kepada para pengunjung.

Solusinya, Anda bisa membuat konten lainnya yang relevan, dan menggunakan plugin redirection untuk mengarahkan konten 404 not found menuju konten baru yang sudah dibuat.

Dengan demikian para pengunjung tetap bisa mendapatkan konten relevan yang mereka butuhkan.

Catatan Penting

Rekomendasi Plugin SEO WordPress

Saya tidak mengatakan bahwa semua plugin SEO wordpress di atas adalah yang terbaik berdasarkan fungsinya. Karena hal ini lebih kepada pengalaman pribadi.

Anda boleh menggunakan list plugins di atas jika memang merasa memiliki kebutuhan akan plugin tersebut.

Tapi kalau saat ini Anda sudah menggunakan plugins SEO lain namun relevan dengan list di atas, dan plugins tersebut berdampak baik terhadap performa website Anda, sebaiknya lanjutkan yang sudah ada.

Anda tidak perlu menggunakan list plugin SEO wordpress seperti yang Saya rekomendasikan di atas.

Lebih baik fokus melanjutkan proses optimasi di website Anda.

Promosi Jasa Pembuatan Website

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares