7 Tips Jualan Online Laris Bagi Pemula

Tips Jualan Online Laris

10 tahun yang lalu, ketika Anda mendengar tentang jualan online, Anda mungkin agak sedikit bingung, bahkan bisa jadi tidak percaya dengan aktivitas tersebut.

Wajar saja. Karena pada saat itu, iklim bisnis online belum berkembang pesat seperti sekarang ini. Jumlah pebisnis online pun tidak terlalu banyak.

Tapi sekarang, Anda bisa melihat bahwa banyak orang yang sudah memiliki penghasilan puluhan juta rupiah bahkan lebih dari berjualan online.

Mulai dari orang dewasa, mahasiswa, bahkan anak sekolah!

Jika Anda ingin segera berjualan online, kami sangat menyarankan agar Anda membaca artikel ini sampai tuntas.

Karena di sini, kami akan membahas tentang tips jualan online laris bagi para pemula.

Lebih lengkapnya, langsung saja simak penjelasan berikut ini!

7 Tips Jualan Online Laris Bagi Para Pemula

Tips Jualan Online

Penting untuk diperhatikan, ke – 7 tips jualan online di bawah ini dikhususkan untuk produk, bukan jasa.

Bagi Anda yang ingin menjual jasa, mungkin bisa melakukan beberapa penyesuaian.

Let’s check this out!

1 – Menjual Produk Best Seller

Tips jualan online yang pertama adalah menjual produk best seller.

Alasannya:

Ketimbang menghabiskan waktu untuk mencari produk baru, Anda sebaiknya menjual produk yang sudah terbukti laris (best seller). Apalagi kalau Anda masih pemula.

Caranya:

Pertama, Anda bisa mencari produsen di facebook group. Silahkan ketikkan kata kunci “produsen + produk yang Anda butuhkan” di search box facebook.

Contoh:

Produsen Skincare.

Kedua, Anda bisa mencari produsen di google.

Sama seperti di facebook, silahkan ketikkan kata kunci “podusen + produk yang Anda butuhkan” di search box google.

N.B:

Anda sebaiknya selektif dalam memilih produsen. Jangan terburu – buru.

Jika Anda mengenal satu atau beberapa produsen produk best seller, kami menyarankan agar membeli produk dari orang tersebut.

Karena kemungkinan besar lebih aman dan terpercaya.

2 – Membuka Toko Di Marketplace

Sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini sudah sangat familiar berbelanja di marketplace.

Beberapa alasannya, marketplace dianggap lebih aman ketika bertransaksi, menawarkan banyak diskon, dan memiliki berbagai macam pilihan produk.

Anda yang ingin berjualan online harus memanfaatkan momentum ini.

Caranya:

Segera buka toko Anda di marketplace.

Jika Anda memiliki keterbatasan SDM, sebaiknya fokus terlebih dahulu di 1 marketplace. Apakah itu tokopedia, shopee, lazada, dan lain – lain.

Saran:

Ketika membuka toko di marketplace, Anda sebaiknya menggunakan nama dan deskripsi yang mewakili produk Anda.

Setelah itu, Anda bisa mempertimbangkan membuat logo untuk toko Anda.

Salah satu cara praktisnya adalah menggunakan aplikasi desain grafis seperti canva.

Berikutnya, Anda bisa menggunakan kamera smartphone untuk menghasilkan foto – foto berkualitas, dari produk yang ingin dijual.

3 – Menggunakan Google My Business

Hampir semua orang mengunjungi google ketika ingin mencari informasi tertentu. Termasuk jika ingin mengetahui lokasi suatu toko.

Inilah alasan utama mengapa Anda sebaiknya mengunakan Google My Business.

Google My Business merupakan fitur gratis dari google, yang bisa menampilkan profil dan lokasi bisnis Anda (google maps) di google.

Jadi, ketika orang – orang mengetikkan nama bisnis Anda di google, mereka akan melihat informasi penting seperti:

  • Profil dan lokasi bisnis Anda via google maps.
  • Rating dan review terhadap produk Anda.

Intinya, Google My Business bisa membantu meningkatkan kepercayaan calon pembeli terhadap produk Anda.

Anda bisa membuat Google My Business untuk bisnis Anda melalui situs resminya di sini.

4 – Menggunakan Website Bisnis Sendiri

Tips jualan online berikutnya adalah dengan menggunakan website bisnis sendiri.

Beberapa dari Anda mungkin bertanya – tanya:

“Saya sudah memiliki toko di marketplace. Mengapa harus menggunakan website bisnis sendiri?”

Begini:

Anda memang sudah memiliki toko di marketplace, dan bisa menampilkan produk yang ingin ditawarkan kepada calon pembeli.

Tapi, marketplace memiliki keterbatasan.

Salah satunya, alamat toko Anda (URL) berada di dalam URL marketplace tersebut.

Contoh:

Marketplace.com/tokoAnda

Hal ini tentunya akan menyulitkan Anda ketika ingin melakukan branding.

Sedangkan jika memiliki website, Anda akan mendapatkan banyak fitur yang tidak terdapat di marketplace.

Beberapa diantaranya seperti sales page, blog, email domain, dan fitur – fitur powerful lainnya.

Selain itu, Anda juga bisa mengintegrasikan website dengan akun social media yang Anda miliki.

Nah, kalau Anda ingin memiliki website bisnis sendiri, namun tidak punya banyak waktu untuk membuatnya, jangan khawatir.

Karena Anda bisa menggunakan jasa pembuatan website profesional.

5 – Menetapkan Harga Kompetitif

Para pembeli sekarang sudah sangat cerdas.

Jika ingin membeli suatu produk, mereka biasanya akan melakukan komparasi harga terlebih dahulu. Baik itu melalui orang – orang terdekatnya, atau melalui internet.

Jadi, Anda sebaiknya menetapkan harga jual produk yang kompetitif. Yakni tidak terlalu mahal, tapi juga tidak terlalu murah.

Caranya:

Kalau Anda mengambil produk dari produsen, Anda bisa mengikuti harga jual produk yang disarankan.

Kalau ingin menaikkan harga, upayakan agar harga produk Anda bukan yang termahal.

6 – Memberikan Harga Promo

Mayoritas pembeli di Indonesia sangat suka dengan harga promo. Khususnya ibu rumah tangga.

Untuk memperkenalkan produk Anda kepada calon pembeli, Anda bisa memberikan harga promo kepada mereka.

Contoh:

Diskon 30% dan gratis ongkos kirim untuk produk X, di 10 hari pertama Bulan Ramadhan.

Mengapa hanya 10 hari?

Karena salah satu tujuan memberikan harga promo adalah, agar orang – orang segera membeli produk Anda.

Kalau Anda terlalu sering memberikan promo, mereka tidak merasa harus segera membeli produk Anda. Karena hampir setiap saat ada promo.

Anda bisa menampilkan informasi tentang harga promo ini di marketplace (toko Anda), Google My Business, website, dan social media.

7 – Mengoptimalkan Strategi Word of Mouth Marketing

Tips jualan online yang terakhir namun juga sangat powerful adalah, mengoptimalkan strategi word of mouth marketing.

Ringkasnya, ini adalah strategi pemasaran dari mulut ke mulut.

Kami yakin kalau Anda sering mendengarnya, bahkan mungkin sudah mempraktikkannya.

Cara Kerjanya:

Ada orang yang membeli produk Anda, dan merasa puas dengan kualitas produk serta layanan yang dia dapatkan.

Maka dengan sendirinya, orang tersebut akan secara sukarela mempromosikan produk Anda kepada orang – orang di sekitarnya.

Dari sini, Anda sudah berhasil mendapatkan 1 pembeli baru, sekaligus orang yang bersedia mempromosikan produk Anda kepada orang lain tanpa dibayar.

Kunci utama dari keberhasilan strategi ini adalah, memiliki produk berkualitas dan memberikan layanan optimal kepada semua pelanggan.

Closing Statement

Anda harus mampu memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan kepada semua pelanggan. Seperti:

  • Hanya menjual produk yang berkualitas.
  • Memberikan layanan optimal kepada calon pelanggan.
  • Menyediakan layanan after sales untuk semua pelanggan.

Sepanjang Anda bisa memberikan semua hal di atas, cepat atau lambat bisnis Anda akan terus bertumbuh.

Terakhir, Anda harus melakukan evaluasi secara rutin dan berkala, untuk mengetahui kondisi terkini bisnis Anda.

Apakah bisnis Anda mengalami perkembangan, stagnan, atau malah mengalami penurunan?

Selain itu, dengan melakukan evaluasi rutin, Anda juga akan mengetahui kapan waktunya harus menginjak gas dan rem.

— Semoga Bermanfaat! —


RELATED POSTS

Leave a Comment

Your email address will not be published.

DISKON 50% PRE LAUNCHINGEcourse Menulis Artikel SEO Friendly

Panduan membuat content berkualitas untuk target market. CUKUP BAYAR Rp 275.000!

Scroll to Top